9. Kejelasan

1K 63 4
                                        

Love comes from habits❤
-unknown
______________________________________

"Lin,"

Gunalin hanya menoleh saat merasa namanya dipanggil.

Minhyun.

Sebenarnya entah kenapa akhir-akhir ini rasanya Guanlin ingin menghindari Minhyun.

Ia sendiri tidak tau apa masalahnya.

"Yang gue janjiin kemarin buat manager sama koordinator publikasi. Gue cuma bisa bawa manager doang. Orang yang mau gue ajak ke CO publikasi pindah kampus," ujar Minhyun yang dibalas anggukan oleh Guanlin.

"Kemaren temen gue anak Komunikasi mau ngajuin diri buat CO Kak,"

"Sip," ujar Minhyun sambil mengacungkan jempolnya.

"Bentar ya, gue chat anak yang mau gue jadiin manager lu," Guanlin hanya mengangguk mendengar ucapan Minhyun.

Line

Minhyun
P
P
Sini

read

Minhyun melambaikan tangan saat melihat seseorang berjalan kearah mereka.

"Dek," ujar Minhyun yang membuat Guanlin awalnya tertunduk menjadi ikut menatap lawan bicara Minhyun.

'Loh,' batin Guanlin saat kaget melihat siapa yang datang.

"Kak Guanlin?" Ujar Fira yang tak kalah kaget saat melihat Guanlin.


"Kalian udah saling kenal?" Tanya Minhyun heran sambil memegang pundak Fira dan Guanlin.

Fira mengangguk. Sedangkan Guanlin hanya diam dan menatap Fira dengan muka datar.

"Jadi ini yang Kakak ceritain waktu itu Dek. Guanlin ini mau nyalon Presiden BEM di tahun 2020 nanti. Wakilnya dia itu Mark anak HI. Nah, mereka ini cuma belum nemuin manager ditimses," jelas Minhyun pada Fira.

Guanlin sendiri yang mendengar penuturan Minhyun malah kaget.

Jangan-jangan..

"Jadi Fira ini adek gue Lin. Dia dari jurusan Sosiologi. Nah Fir, ini Guanlin dari jurusan Ilmu Komunikasi," ujar Minhyun saling mengenalkan keduanya.

Yang entah mengapa hal ini membuat Guanlin yang selama ini bertanya-tanya tiba-tiba lega karena mendapatkan jawaban secara tidak langsung.

Huft..

"Kenapa Lin?"

"Nggak papa Kak, aman," jawabnya sambil mengontrol emosinya yang sebenarnya jika ia sedang sendiri Guanlinpun bisa salto dan berteriak senang.

"Yaudah, kalian silahkan ngobrol. Gue ada kelas 5 menit lagi," ujar Minhyun sambil mengambil tasnya dan melangkah pergi.

30 detik awal mereka saling diam karena pikirannya masing-masing.

Guanlin yang senang karena hal yang ia sendiri tidak mengerti. Sedangkan Fira yang sedang menerka-nerka tugas manajer calon Presiden BEM kampus itu apa.

"Ehem, Fir,"

"Eh iya kak," jawab Fira kaget.

"Mark lagi lomba ke Aussie, jadi kita ngobrol berdua dulu ya,"

Fira hanya mengangguk pelan.

"Di lorong jurusan aja yuk, disana lebih tenang," ajak Guanlin

Tak terasa sudah hampir 3 jam mereka berbincang-bincang.

GUANLIN-PresBEM (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang