Hari ini saya nobatkan
Eriska Putri Tanujaya dan Peter Rafael Chen
sebagai sepasang suami istri
Goodbye My Single Life
Goodbye Putra
Seharusnya aku bahagia, karena hari ini adalah hari pernikahanku, tetapi aku bukanlah wanita yang diinginkan oleh s...
'Pagi Peter, pagi Aunty Liu' sapaku 'Pagi darling' jawab Aunty Liu 'Pagi, udah packing?' Tanya Peter sambil menyiapkan rotinya Aku tersenyum melihatnya, akhirnya dia sarapan roti 'Sudah, aku ga bawa baju. Isi koperku cuma snack titipan Mama' jawabku sambil terkekeh Peter tertawa 'Kujemput kamu jam 11, kita langsung ke bandara, nanti biar supir yang membawa kopermu' 'Kita langsung berangkat dari kampusku? Aku kira pulang dulu, mandi' 'Ga perlu mandi kan cuma dua jam perjalanan' 'Pesawatnya kan jam 2 Peter, makan siangnya gimana?' 'Kita makan siang di bandara. Ga cukup waktunya kalau bolak balik' katanya 'Siapa yang book siang-siang' protesku 'Siapa yang buru-buru pengen pulang' kata Peter mengejek
Tumben Putra belum menjemputku 'Putra tak menjemputmu hari ini' kata Peter tiba-tiba 'Kau membaca pikiranku?' Kataku 'Huahahaha. Terlihat diwajahmu, aku mengantarmu hari ini' katanya Aku bengong, kesambet apa Peter mau nganterin aku 'Kamu udah selesai?' Tanya Peter lagi Aku mengangguk 'Ayo berangkat. Aunty Liu, kami berangkat dulu' pamit Peter 'Bye Aunty' kataku sambil mencium pipinya
Dimobil Tanpa sadar aku menatap kearah Peter, penuh curiga 'Aku bisa meleleh kamu tatap begitu Eriska' kata Peter tanpa menoleh kearahku 'Aku penasaran' 'Apa?' 'Kenapa kau mengantarku?' 'Karena kau... istriku?' Jawab Peter tak yakin 'Peter!' Kali ini aku pukul lengannya 'Aduh, KDRT ini namanya' jawabnya terkekeh 'Aku serius' kataku 'Aku ingin mengantarmu setiap hari dan menjemputmu juga, kalau jadwalku memungkinkan. Atau paling tidak kita bisa bareng kalau kamu kuliah pagi' jawabnya 'Aku ga mau ngrepotin kamu' 'Aku ga repot Eriska, lagian aku ga nyetir sendiri. Ada supir'
Sesampainya di kampus 'Makasih, aku keluar dulu' 'Eriska tunggu' tanganku ditarik oleh Peter 'Apa?' Tanyaku sambil menengok ke arah Peter Cup💋 Tiba-tiba sebuah ciuman mendarat dipipi kiriku Mataku terbelalak 'Aku ingin pernikahan kita berhasil Eriska, aku tahu ini sulit, tapi mari kita coba samasama. Hmm?' Ucap Peter sambil mengelus tanganku Aku mengangguk Cup💋 Kali ini mendarat di dahi 'Belajar yang rajin, I Love You' kata Peter O M G Aku buru-buru keluar dari mobil 'Sepertinya Peter salah bantal, dia aneh hari ini' kataku sambil berlalu menuju Kelas
Dikelas 'Wuidih, gimana neng rasanya, dianter su-wa-mi?' Goda Putra 'Sialan. Kenapa ga bilang kalau kamu ga jemput?' Kataku ketus 'Peter telepon aku pagi-pagi, katanya aku bisa pensiun dini jadi supir kelas pagimu' Aku memukulnya 'Aww. Hahahaha' Putra terbahak
Jam 11.30 'Hai' kataku setelah masuk mobil Peter 'Hai, sorry telat' katanya 'Gapapa' Selama perjalanan kami diam saja
'Selamat datang di bandara Internasional Soekarno Hatta' 'Akhirnya sampai' kataku 'Kenapa? Capek?' 'Gerah pengen mandi' 'Oh, btw kata Mama, nanti Mama Papa yang jemput' 'Ha? Tumben, biasanya ketemu langsung dirumah' 'Katanya kangen kamu' jawab Peter sambil terkekeh Kamipun berjalan keluar bandara 'Itu mereka' kata Peter sambil menunjuk kearah timur 'YaTuhan' kataku menutup muka Bayangkan! Mama dan Papa membawa banner bertuliskan 'Selamat Datang Anakku dan Mantuku' segedhe gaban dan ada foto kami 'Aw, so lovely' komen Peter terkekeh 'Mama! Apa-apaan sih' komenku kesal 'Kenapa baguskan?' Tanya Mama Belum sempat aku menjawab Peter bilang 'Terbaik' sambil menciun pipi Mama
Dirumah Aku menuju kedapur, as always kalau ada aku dirumah Mama selalu masak semua bahan dikulkas Gimana mau ga gendut coba 🤣 'Mama' aku memeluk Mama dari belakang Ya Tuhan aku rindu kehangatan ini 'Mama kira kamu tidur, kenapa ga istirahat? Ga capek?' Aku menggeleng 'Peter yang tidur, aku cuma gerah tadi. Habis mandi udah segeran. Mama masak apa?' 'Nasi pecel, terong balado, ayam bakar taliwang, timlo solo. Gimana kurang apa lagi?' 'You're the best' kataku mencium pipi Mama Semua itu adalah makanan kesukaanku Kemudian Mama berbalik 'Eriska, maafkan Mama dan Papa ya, kami memaksamu menikah. Apa Peter memperlakukanmu buruk?' 'Ma, Peter baik padaku. Hubungan kami baik. Dan aku sedang berusaha memaafkan kalian berdua' 'Kau bisa bercerai bila kau mau' Perkataan Mama yang membuatku kaget seketika, aku menghargai suatu ikatan pernikahan, walau bukan karena cinta aku tak sanggup bila menyandang status janda sekarang. Status yang selalu dipandang negatif masyarakat luas. 'Maaa, apapun alasan pernikahanku, aku akan menjaga hubungan ini, entah nantinya aku berhasil atau tidak, kita lihat nanti. Sejauh ini tak ada alasan bagiku untuk meminta cerai dari Peter' Mama tersenyum mendengarkan jawabanku.
Peter POV Aku tertidur begitu sampai dikamar Eriska. Kamarnya tidak banyak barang, bernuanasa putih dengan semua furnitur coklat, kecuali -Pojok Harta Karun- kata Eriska. Pojok itu isinya adalah Album, Poster yang digulung, merchandise, semua tentang K-Pop. 'Aku haus' gumamku Setelah turun tangga, aku menuju ke dapur. Aku dengar semuanya, aku dengar percakapan Mama dan Eriska. -Cerai?- Tak pernah sedikitpun aku berfikir untuk bercerai dari Eriska Walau aku mendengar jawaban Eriska, aku tahu dia masih ragu akan hubungan ini.
Makan Malan 'Kenapa banyak sekali?' Tanyaku 'Mama tu, seisi kulkas dimasak' jawab Eriska 'Mama masak karena Mama yakin kamu ga akan menemukan makanan ini disana. Dan ini semua Peter, favorit Eriska' jelas Mama Aku baru tahu fakta ini 'Sudah-sudah, mari makan' perintah Papa
Malam ini kami berdua tidur satu kamar Damn Aku degdegan setengah mati Eriska sedang membersihkan wajah, dia sudah siap dengan piyamanya Aku sudah memakai piyamaku juga Piyama kami couple, hadiah dari Mama 'Aku akan tidur dikamar Alyssa' ucap Eriska tiba-tiba Aku berdiri mendekatinya Aku memeluknya dari belakang, dengan posisinya yang duduk dan aku berdiri Aku menyandarkan kepalaku diatas kepalanya Dan tanganku melinggkar dipundaknya (Bayangkan sendiri ya posisi pelukannya🤣) 'Aku mau tidur denganmu, disini. Aku ingin pernikahan kita berhasil Eriska' kataku jujur Dia menoleh kearahku Aku mendaratkan ciuman dibibirnya Manis Aku ketagihan Aku tak melepaskan ciumannya Setelah itu Xxxxx21+xxxxxX✌
Keesokan harinya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'I love you' kataku sambil mengecup dahi wanita yang ada dipelukannku Kita akan berhasil melalui ini bersama Aku janji
-Selamat Membaca- Selamat liburan menyambut tahun baru🥳 Semoga ditahun 2020 semua cita-cita terkabulkan Aamiin🙏 Luv 💜