Hari ini saya nobatkan
Eriska Putri Tanujaya dan Peter Rafael Chen
sebagai sepasang suami istri
Goodbye My Single Life
Goodbye Putra
Seharusnya aku bahagia, karena hari ini adalah hari pernikahanku, tetapi aku bukanlah wanita yang diinginkan oleh s...
ERISKA POV Hari ini adalah UTS terakhir untuk semester ini. 'Eriska' panggil Peter dari mobil 'Ya?' 'Hari ini aku ada Charity ke Bangkok, aku tak bisa menjemputmu, maafkan aku' Aku tersenyum 'Tidak apa-apa'
Tak lama kemudian aku mendapat sms He is mine And forever mine U're just subtitution Eriska REMEMBER UR PLACE!!!
Sejujurnya sudah seminggu ini aku mendapatkan sms seperti ini dari nomor Alyssa Aku tahu dia tak mungkin melakukan ini kepadaku 'Pasti HP nya hilang kemudian disalah gunakan orang' pikirku
Selesai UTS Ting Sms lagi Kali ini apa 'Huh, sebuah link?' Gumamku Aku klik link itu Dan betapa terkejutnya dengan berita yang diputar di layar HPku
Didalam layar ini jelas terlihat Alyssa seperti diwawancarai, dengan judul -MISTAKE WEDDING- 'Aku tidak mempunyai saudara yang merebut calon suamiku. Dia jelas-jelas mendukungku untuk mengejar karirku di Paris, tapi dia menikahi tunanganku, bisa kau bayangkan itu? Aku dan Peter sudah 2tahun bersama, harusnya dia tahu itu' Ucap Alyssa
The Hell
Kukira selama ini bukan dia pengirimnya Situasinya sungguh kacau Begitupun hatiku
Kemudian terdengar berita di TV kantin Menampilkan Alyssa menggandeng mesra Peter 'Oh, jadi ini maksudmu minta maaf tadi pagi' kataku pelan sambil mengusap butiran air mata yang tanpa ijinku menetes.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ting Satu SMS masuk Lihatlah cincin nikahmu, disana terukir inisialku bukan kau. P♡A not P♡E. Wake up GIRL!
Thud Sepertinya itu suara hatiku yang sakit Aku langsung pergi Walau aku tak tahu harus kemana dalam keadaan menangis seperti ini
Aku sungguh tak bisa berpikir, hidupku yang baru saja kumulai dengan Peter kini sudah hancur Rasa kecewa terhadap kakak satu-satunya pun tak terbendung lagi -Kau pikir siapa yang berkorban segalanya hanya demi menyelamatkan reputasi orang tua- Ingin sekali aku membalas itu
Tapi aku sadar, tak akan ada yang memihakku didunia ini, Alyssa lah yang paling terlihat, terlebih sejak awal memang tak ada aku di hati Peter.
-Adakah sungguhnya aku? Kasih yang kau inginkan-
Kau bodoh Eriska! Sungguh bodoh
Putra POV 'Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar servis area' 'Kau kemana Eriska' gumamku
Tak lama kemudian ada yang menepuk bahuku 'Put,.memang benar Eriska merebut tunangan kakaknya?' Tanya salah seorang temanku Aku berdiri, mencengkeram kerahnya 'Jangan bicara buruk tentang Eriska!' Teriakku 'Sabar bro, kita hanya tanya kejelasan berita yang beredar saat ini' katanya sambil menunjukkan video
'Shit. Aku pergi dulu' pamitku Aku harus segera mencari Eriska Teganya kau lakukan ini pada adik kandungmu sendiri Alyssa.
Aku sudah mencari kemana-mana, tak ada Eriska Aku putus asa Hari sudah mulai gelap 'Dimana kau Eriska'
'Hei, kenapa kau terlihat panik?' Kali ini suara Lucas 'Kau lihat Eriska?' Tanyaku 'Tidak, bukankah seharusnya dia sudah pulang?' 'Dia belum pulang, dia tak bisa dihubungi, semua gara-gara berita sialan itu' jawabku 'Berita apa?' Tanya Lucas Aku jelaskan semuanya
'Astaga, kita harus temukan Eriska' kata Lucas 'Tapi aku sudah cari kemana-mana dia tetap tidak ada' jawabku 'Tenang dulu, kalau sampai besuk dia ga kita temukan kita lapor polisi' Aku mengangguk
Eriska POV Aku tak tahu harus kemana Aku tak ingin pulang ke rumah Peter Aku tak mungkin ke rumah Putra, dia pasti akan memulangkanku ke Peter Aku harus kemana
Akhirnya kuputuskan untuk ke asrama kampus Menunggu penghuni nomor 909 di depan pintunya
'Eriska? Ya Tuhan, ERISKA!' 'Lucas' kataku sambil menangis kencang Lucas membawaku masuk dan aku menceritakan semuanya padanya
Keesokan Harinya Aku masih tidur terdengar sayup suara lelaki 'Lihat wajahnya, bengkak karena menangis semalaman' kata lelaki yang kukenal suaranya Pelan-pelan aku membuka mata 'Hai, gimana keadaanmu?' Tanya lelaki itu Tanpa aba-aba aku langsung memeluknya Menangis lagi 'Menangislah Eriska, aku ada disini, aku tak akan membiarkan kau pergi ke Peter lagi' Aku mengangguk 'Makasih Putra'
Setelah aku tenang, Putra bertanya 'Apa rencanamu selanjutnya?' 'Jujur aku tak tahu, mungkin aku ingin bercerai dengan Peter' kataku pelan
Lucas dan Putra saling pandang dengan pandangan tak percaya 'Pikirkan baik-baik Eriska, pernikahan bukan mainan' kata Lucas 'Tapi memang aku yang dipermainkan Lucas' kataku terisak 'Om dan tante sudah tahu berita ini, mereka tanya keberadaanmu, boleh ku beritahukan mereka?' Tanya Putra Aku menggeleng Entah kenapa aku ragu dan takut dengan orang tuaku Bagaimana kalau mereka lebih berpihak pada Alyssa? 'Akan kuberitahu jika aku sudah selesai mengurus perceraian, sampaikan saja aku baik-baik saja' jawabku Putra mengangguk
Setelah Putra dan Lucas meninggalkanku sendirian Aku bermain dengan cincin nikahku Kulepas cincin ini dengan berat hati Bagaimana aku nanti akan melupakan Peter? Bagaimana aku nanti akan menemukan cinta yang baru? Apakah aku benar-benar siap untuk melepaskan Peter? Air mataku tak terbendung lagi Aku sungguh tak tahu jawaban segala pertanyaan itu
-Tak mungkin ada aku diantara kau dan dia Seperti lagu-lagu cinta didunia-
-Selamat Membaca- Maafkan aku Sudah 2minggu lebih ga update Banyak yang terjadi Dan semoga kalian tetap sabar menanti Luv 💜