MEMANG HARUS PISAH

3.5K 196 0
                                        

Pagi Hari
Aku menghubungi dosen pembimbingku untuk meminta kontak pengacara di Singapura
Aku serius untuk bercerai dengan Peter
Mengabaikan segala rasa sedih dan kecewa dihatiku
Bukan karena Peter
Tapi karena Alyssa
Kenapa?

Karena Peter sama keadaannya denganku, dipaksa menikah dengan orang yang tak dicintai
Dia memperlakukanku dengan baik walau aku tahu, aku tak pernah di hatinya
Sedangkan Alyssa
Dia menghilang dan menumpahkan segala tanggung jawabnya kepadaku
Aku marah saat itu, cuma aku bisa mengerti keadaannya
Namun sekarang, dia datang dan menyalahkan segalanya padaku, dengan cara mempermalukanku di publik.

'Aku tak tahu kau adalah istri dari Peter Chen, Eriska' kata profesor Louis
'Mantan istri prof' jawabku sambil tersenyum tipis
'Kan belum ada putusan. Gugatan ceraimu berdasarkan ketidakcocokan dan paksaan menikah ini tidak begitu kuat sebagai alasan bercerai, terlebih lagi Peter memperlakukanmu dengan baik'
'Saya tahu prof, tapi ini pasti yang diinginkan Peter'
'Kau tahu kan ada tahap mediasi nanti, jadi masih ada kemungkinan kalian rujuk' kali ini perkataan pengacaraku, Mr. Henry
'Iya, bolehkah saya meminta sesuatu Mr?' Tanyaku
'Silahkan'
'Saya tidak ingin bertemu dengan Peter secara langsung, bisakah saya meminta untuk perlindungan?'
'Tentu saja'

Seminggu Kemudian
Putra POV
'Jadi? Kapan kau berikan surat itu pada Peter?' Tanyaku
'Kata Mr. Henry Senin besuk akan dikirim ke kantor Peter' jawab Eriska
'Kau tak ingin bicara dengannya?'
'Siapa?'
'Peter lah'
'Tidak'
'Kau takut bila melihatnya, keputusanmu bercerai jadi goyah kan? Katakan sejujurnya Eriska, kau sudah mencintai Peter' kataku
Eriska terdiam cukup lama, aku tahu hatinya sudah tertanam nama Peter
Aku menghela napas panjang
'Aku selalu ada disisimu, apapun yang terjadi' kataku pada Eriska
Akhirnya dia tersenyum

Kantor Peter
Peter POV
Aku bisa gila
Sudah lebih dari seminggu aku tak bisa menghubungi Eriska
Bahkan Putra juga tak bisa dihubungi
Ya Tuhan
Aku merindukannya
'Aku akan ke kampusnya' ucapku sambil mengambil jasku

Tok tok
Siapa lagi ini
'Masuk' kataku
'Selamat siang pak, ini ada surat untuk bapak' kata Maria, asistenku
Ku buka amplop yang cukup besar itu
Dan betapa terkejutnya bahwa isinya adalah gugatan cerai

Aku langsung melaju ke kampus Eriska
Apa yang kau pikirkan Eriska
Kenapa kau ingin memyerah dengan hubungan ini
'Damn' aku memukul setir mobilku
Aku mencari Eriska kemana-mana dan tidak ada sosok yang kucari itu
'Permisi, apakah kalian melihat Eriska?'
'Eriska? Oh iya dia di gedung administrasi. Sebelah sana'
'Terima kasih'

Aku menuju gedung administrasi
Kulihat Putra dan Eriska
Aku memeluknya dari belakang
'Pe.. Peter. Apa yang kau lakukan?' Katanya dan melepaskan pelukanku
'Eriska, aku mohon kepadamu, cabut gugatan itu, kita akan berhasil dalam hubungan ini Eriska, itu janjiku' kataku
'Dengarkan aku Peter Chen, sedari awal memang sudah ga ada kata kita. Sedari awal memang kau hanya untuk Alyssa. Dan sekarang dia kembali padamu, aku ikhlas melepasmu, sungguh'
'Bagaimana dengan perasaanku saat ini Eriska? Bagaimana dengan hatiku yang sudah terisi dirimu sekarang?' Tanyaku

Kulihat Eriska mendekat pada Putra, bersembunyi di belakangnya.

'Bro, aku tahu bukan hak ku ikut campur, tapi aku sudah cukup melihat temanku menderita. Jadi biar masalah kalian ini diselesaikan di pengadilan. Biarkan Eriska pulang, dia sudah cukup lelah dan kurang istirahat. Bila kau perlu apa-apa, hubungi pengacaranya, Mr. Henry Lau. Aku antar Eriska pulang dulu. Kumohon padamu, jangan ganggi dia' setelah selesai berbicara, Putra membawa pergi Eriska
Aku sungguh tak berdaya melihat Eriska yang menolakku secara langsung
Tanpa kusadari air mata menetes

Eriska POV
Tubuhku gemetar
Masih kurasakan hangat pelukan Peter sore tadi
YaTuhan aku merindukannya
Hari ini aku mengajukan pengunduran diri ke pihak kampus karena aku tak mungkin lanjut kuliah disini.
Setelah keputusan cerai, aku akan kembali ke Indonesia

THE SUBSTITUTE (COMPLETE)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang