Published on : January 10, 2020
***
Setelah Sakura pulang dari rumah sakit, suasana apartemen sedikit canggung.
Karena dibalik itu, ada cerita dimana yang lain menyaksikan bagaimana ricuhnya debat Seungyeon dan kekasihnya yang bertengkar karena Sakura.
Sakura belum tahu hal ini, Seungwoo melarang Wooseok untuk bercerita.
Karena bagaimanapun ini masalah pribadi Seungyeon dan Sooyoung.
Eunbi juga mengatakan pada yang lain untuk tidak memberitahukan Sakura tentang masalah ini, terutama pada adik-adik mereka yang harus terlibat karena menyaksikannya langsung.
Sementara Seungyeon masih mengurung diri di kamarnya.
Entah apa yang ia perbuat di dalam sana, tetapi setelah pertengkaran hebat itu Seungyeon mengurung dirinya di kamar.
Sebagai adik, Yena tentu sangat khawatir apalagi Seungyeon adalah orang yang sejak dulu ia sayangi.
Untungnya Seungyeon membukakan pintu untuknya, tetapi tetap saja Seungyeon tidak bicara sepatah kata pun.
Sebenarnya mereka tidak terlalu mendengar jelas pertengkaran keduanya, hanya mendengar nama Sakura disana.
Yena penasaran, tapi lebih memilih diam saja dan tak bertanya.
"Mbak Kura udah pulang dari kemaren, lo gak mau liat keadaannya bang?"
Seungyeon tak menjawab, masih sibuk dengan game di ponselnya.
"Ck, bang! Lo denger gue gak sih?"
Yena merebut ponsel di tangan Seungyeon.
"Ya terus kenapa? Apa gua harus nyambut dia kayak presiden?"
Yena tak menjawab, ia pusing kenapa Seungyeon bisa begini keras kepalanya.
Semua juga tahu kalau Seungyeon punya perasaan lebih pada Sakura, bahkan menurut Yena itu sudah lama hanya Seungyeon baru menyadarinya sekarang.
"Gue tau lo macarin kak Sooyoung cuma buat manas²in mbak Kura kan?"
Seungyeon terdiam mendengar penuturan Yena barusan.
Matanya melotot tak percaya menatap pada adiknya itu.
"Bang.. Kita sodaraan udah berapa tahun sih? Gue udah tau gimana sifat lo yang kayak anak kecil gini"
"Sok tau lo"
"Gue tau, yang lain juga tau kalo lo sayang sama mbak Kura. Lo nya aja yang bego pake ngelak segala. Sekarang setelah berantem baru sadar kan? Kemana aja bang lo selama ini?"
Seungyeon diam, benar-benar tidak tahu harus bagaimana membalas ucapan Yena.
"Berisik lu" Seungyeon hanya membalikkan tubuhnya menghadap tembok, memikirkan ucapan Yena.
"Serah lo deh bang, lo pengecut"
Yena kesal, ia beranjak dari ranjang Seungyeon dan keluar dari kamar itu.
***
Seungwoo baru saja keluar dari kamar, ia mendapati Minju baru saja pulang padahal ini sudah larut.
"Loh baru pulang?" tanya Seungwoo.
Minju yang hendak membuka kunci kamarnya menoleh mendapati Seungwoo disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friday ; IZONE & X1 ✅
FanfictionHanya kisah tentang member IZ*ONE dan X1 Rate ; 15+ (!) Harsh words (beberapa chapter)
