Published on : January 24
***
Untuk merayakan ulang tahun Chaeyeon, para penghuni apartemen sudah berada di kafe sejak beberapa menit setelah kafe tutup.
Seungyeon sudah kembali bekerja setelah beberapa hari menjadi sinting di kamar seharian.
Tidak semua ada disitu, karena seperti Eunbi dan Seungwoo juga Sakura belum datang jelas karena mereka belum pulang dari kantor.
Lalu Hyunjung yang masih belum kembali, juga Dohyon dan Wonyoung yang tidak ikut karena mereka besok harus ujian.
Tapi tentu mereka tidak hanya berdua di apartemen, ada Yena yang memilih tinggal karena Yohan sedang demam tinggi dan jelas Yena bersedia menemani musuh bebuyutannya itu.
Kemudian Hangyul yang masih ikut acara dari kantornya dan belum pulang.
"Buat semuanya yang udah mau capek² nyiapin semuanya, makasih banyak banget. Buat bang Seungyeon juga makasih karena udah bersedia kafenya dipinjem"
"Santai aja lah, Chae. Kayak ama siapa aja"
Kemudian acara tiup lilin, juga doa sudah dilaksanakan.
Mereka semua pun menyantap makanan yang sudah disediakan, tentu bukan Chaeyeon yang menyiapkan karena ia sendiri masih kesulitan soal finansial.
"Loh? Bang Hyunbin?" Eunsang sedikit terkejut melihat ada sosok Hyunbin yang masuk tiba-tiba.
Chaeyeon juga sama terkejutnya, bahkan ia tidak menyangka Hyunbin akan datang.
"Lagi ada pesta ya ini? Ganggu gak?" tanya Hyunbin sedikit kikuk.
"Gak napa, santai aja. Masuk sini" ajak Wooseok.
Hyunbin hanya menggaruk kepalanya kemudian mengekori Wooseok untuk duduk di dekat Chaeyeon.
"Kok..? Tumben..? Gak bilang juga kalo mau mampir" tanya Chaeyeon.
"Eng..Gue denger lo ultah. Ini buat lo" ujar Hyunbin memberikan sebuah kotak berwarna biru muda.
Chaeyeon sedikit terkejut karena Hyunbin mengetahui tanggal istimewanya ini.
Kemudian ia menerima kotak itu sembari tersenyum "Makasih ya"
Hyunbin mengangguk kemudian berucap "Happy Birthday" kepada Chaeyeon.
Sementara itu di apartemen, Wonyoung dan Dohyon belajar di kamar mereka masing-masing.
Wonyoung sedikit bingung dengan beberapa pelajaran yang tidak ia kuasai, jadi ia bertanya pada Dohyon beberapa kali.
Hingga Dohyon jadi sedikit jengkel karena Wonyoung sering bertanya, jadi ia tidak bisa berkonsentrasi.
"Doy..."
Kepala Wonyoung terlihat dari balik pintu kamar Dohyon.
Dohyon menghela nafas kesal.
Ia menghampiri Wonyoung yang berdiri di depan pintu kamarnya, terkekeh konyol kala Dohyon datang.
"Apa lagi?"
"Mau tanya lagi"
Dohyon kesal mendengar pertanyaan itu lagi, ia pun menarik tangan Wonyoung agar gadis itu masuk kedalam kamarnya.
Kemudian menyuruh Wonyoung duduk di sampingnya, di meja belajar.
"Belajar aja disini, aku gak bisa konsen kalo kamu tanya terus"
Wonyoung mengerucutkan bibirnya "Maaf, Doy"
Dohyon hanya bergumam kemudian melanjutkan acara belajarnya lagi bersama dengan Wonyoung yang duduk disebelahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friday ; IZONE & X1 ✅
FanfictionHanya kisah tentang member IZ*ONE dan X1 Rate ; 15+ (!) Harsh words (beberapa chapter)
