7. Care

3.4K 383 104
                                        

Published on : December 13

***

"Loh eh? Ini kenapa, Doy!"

"Ini kak! Asmanya kambuh, tadi pas di jalan pulang. Gatau kenapa tiba-tiba dia begini, gabawa inhealer nya lagi"

"Bentar aku ambil di kamarnya" Hitomi panik dan segera masuk ke kamar Wonyoung untuk mengambil inhealer milik Wonyoung.

Wonyoung saat ini tergeletak lemas dengan nafas yang tak teratur.

Nako terduduk tak tahu harus berbuat apa, jadi ia hanya menggenggam tangan Wonyoung.

Saat Hitomi datang, gadis itu buru-buru memberikan pertolongan pada Wonyoung dan untungnya setelah itu Wonyoung selesai dengan penderitaannya.

Nafasnya masih tersengal-sengal seperti orang habis lari maraton.

"Wonyoung gak apa?" tanya Nako.

Wonyoung tak menjawab, ia hanya tersenyum tipis. Berusaha menenangkan dirinya sendiri.

"Huh.. Untung kamu langsung buru² bawa dia pulang"

Hitomi menepuk² lengan Dohyon karena tidak sampai kalau harus menepuk bahunya.

"Minum dulu" Yuri memberikan segelas air putih pada Wonyoung.

"Makasih kak" ujar Wonyoung dengan suara sedikit serak.

Dohyon duduk di sofa seberang menatap lurus ke arah Wonyoung.
Berpikir betapa cerobohnya gadis ini karena tak membawa obat asmanya.

Sadar akan tatapan Dohyon, Wonyoung balas menatapnya.

"Maaf, jadi ngerepotin" ujar Wonyoung.

Dohyon hanya mengangguk sebagai jawabannya.

"Mau ke kamar gak?" tanya Nako.

Wonyoung mengangguk.

"Doy.."

Hitomi, Yuri dan Nako menoleh kearah Dohyon yang baru saja dipanggil oleh Wonyoung.

"Mau bantuin sekali lagi gak?"

Dohyon paham maksud Wonyoung, ia pun bangkit berdiri dan langsung memapah Wonyoung masuk ke kamar.

"Mereka tuh lucu ya, kalo lagi normal aja berantem terus. Tapi pas kayak gini masih bisa saling ngejaga" ujar Hitomi.

***


Pagi-pagi buta di hari minggu, Seungwoo dan Eunbi sudah bangun untuk joging seperti biasanya.

"Loh heh? Tumbenan udah bangun? Mau kemana pula?"

Eunbi terkejut melihat Yena sudah bangun, sepagi ini?

"Itu tuh, dibangunin sama Hyewon" jawab Yena sembari mengusap matanya.

Tepat setelahnya Hyewon menghampiri Yena yang berada di dapur.

"Ayo Yen! Udah bawa minum belom lo?" tanya Hyewon.

"Bentar"

Hyewon kemudian duduk sambil menunggu Yena menyiapkan botol minumnya.

"Tumben ngajak Yena, gak berduaan sama Hangyul?" tanya Eunbi.

"Bertiga mbak, kasian nanti Yohan jadi obat nyamuk. Makanya kuajak Yena"

"Hah?" Yena menoleh cepat kearah Hyewon.

"Napa lo?"

"Katanya cuma sama lo sama Hangyul?"

Friday ; IZONE & X1 ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang