Hujan turun dengan sangat deras, kilatan petir dan suara gemuruh terdengar begitu jelas ditelinga, rose yang kini tengah menonton drama koreanya terperenjat kaget begitu keadaan menjadi gelap
Sial
Rose berlari keluar rumahnya membawa handphone yang tengah ia dekap, menerobos hujan dan petir yang terus menyambar, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat dirinya basah kuyup, mengandalkan ingatannya kini rose yakin bahwa ia sedang berdiri ditaman belakang rumahnya, bermodalkan penerangan dari handphonenya rose membuka rumah khusus anjing milik kakaknya
Disaat listrik padam seperti ini anjing kakaknya akan sangat ketakutan, maka dari itu ia harus membawa peliharaan tersebut kedalam rumahnya agar anjing kakaknya tersebut mendapatkan penerangan meski dari lilin atau handphone miliknya
Sebuah kilatan yang disertai suara yang begitu menggelegar membuat rose amat kaget, dengan langkah yang ia percepat rose kembali menerobos hujan dengan anjing kakaknya tersebut
"Rose?"
"Loh kakak udah balik?"tanya rose
"Iya, ya ampun ganti baju sana"suruh kaka keduanya, "sini biar kakak aja ngajak toben"lanjutnya
Rose menurut lalu memberikan peliharaan kakak pertamanya tersebut, masih dengan penerangan dari handphonenya rose berjalan menaiki tangga, disaat langkah terakhirnya rose teringat sesuatu bagaimana bisa kakaknya melihat dalam keadaan gelap gulita? Tanpa penerangan
Dan bagaimana bisa rose tahu bahwa ia telah berbicara pada kakaknya sementara ia tidak dapat melihat wajahnya
Sial
Toben mengonggong dengan sangat keras
Rose tau
Ia tau apa yang terjadi, saat ini dan barusan
"Jae kamu coba ke rumah rose gih kok rumahnya gelap gitu"
Jaehyun yang tengah membaca buku tersebut sesungguhnya merasa agak berat hati, diluar hujan dan ia malas keluar
"Ya elah paling udah pada tidur"ujar jaehyun
Mamanya yang kini sedang berada disamping jaehyun memukul kepala anaknya itu pelan, "sejak kapan keluarga park tudur matiin lampu?"tanya mamanya
Jaehyun mengangkat bahunya acuh, "ya siapa tau"ujarnya
"Atau mungkin lagi mati lampu kali"lanjutnya
Lagi
Mamanya memukul kepalanya, "emang kamu pernah liat rumah keluarga park mati lampu? Jangan ngada-ngada kamu"
Jaehyun kembali acuh, namun hanya untuk beberapa saat. Benar, sepanjang bertetangga jaehyun belum pernah melihat kediaman mewah tersebut mengalami keadaan gelap gulita, terkecuali karena satu hal
"Shit!"umpat jaehyun lalu berlari
