Keluarga merekapun melihat itupun hanya tersenyum saja.
.
.
.
♥️
Ditaman rumah salsa
Raka melihat salsa menangis ditempat duduk taman itu dan dia jalan kearah tempat duduk itu lalu mendekat dan duduk disebelah salsa.
"Liat bintangnya deh"ucap raka sambil memandangi langit malam itu.
Salsa baru menyadari seseorang duduk disampingnya,dia melepaskan tanganya dari muka sembabnya itu lalu melirik keraka.
"Ngapain lo kesini, ngikutin gueya lo"ucap salsa
"Iya"ucap raka lalu melirik salsa
Salsa yang dilirik seperti itu langsung pipinya memerah, ia salsa malu.
"Kenapa pipi lu merah? Sakit?"ucap raka dengan tampang polosnya
"Iya sakit gue apalu"ucap salsa.
Raka tertawa mendengarnya, salsa kaget melihat pemandangan disampingnya itu, dia baru sadar raka setampan itu benar kata teman-temannya
"Ngapain liatin gue kaya gitu,suka?"ucap raka
Salsa kaget untuk kedua kalinya dia baru sadar sejak kapan manusia triplek disampingnya itu bisa tertawa dan berbicara panjang lebar keorang dan ini kejadian langka
"Ehhhh lu bisa ketawa dan ngomong panjang juga hahahahaha"ucap salsa sambil tertawa, raka mendengar ucapan salsa langsung merubah raut mukanya menjadi datar
"Kenapa gue gini yah"ujar raka dalam hati
"Yahhh kok mukanya datar lagii tau ah gak asik"ucap salsa sambil berdiri dari kursi taman itu
"Mau kemana?"tanya raka
"Masuklah ogep dicariin baru tau rasa lu"ucap salsa
Rakapun ikut bangkit dari tempat duduknya itu dia menyusul salsa
.
.
.
♥️
Diruang tamu
Salsa dan raka tiba-tiba duduk kembali ditengah-tengah kedua keluarga itu.
"Udah ngomongnya?"ucap tama sambil melirik anak satusatunya itu
Salsa tibatiba menjawab "kita gak ngomong apa-apa tapi yaa om tadi caca liat raka " belum sempat salsa melancutkan omongannya rakapun tibatiba bicara
"Raka menerima perjodohan ini"ucap raka
Salsa dan kedua keluarga ini pun kaget dengan ucapan raka
"Rak"ucap salsa sambil melihat keraka
Raka yang dipanggilpun melirik
"Wahhh ditt anak aku sudah menerima perjodohan ini,bagaimana dengan anakmu"ucap tama
"Entahlah aku juga pusing"ucap adit yang pura-pura Memegang kepalanya sakit
Salsa yang melihat papanya sakit itupun kalang kabut
"Pa salsa juga menerimanya jangan sakit"ucap salsa sambil memegang tangan adit
"Nah gitu dong"ucap adit sambil sehat kembali
Salsa yang melihat itu pun sebal dan langsung naik kekamarnya
"Yaudah dit aku pulang dulu minggu depan kami kesini lagi untuk berbicara tentang pernikahan"ucap tama
"Baiklah hati-hati jangan ngebut"ucap adit sambil tertawa
"Calon mantumu yang menyetir tanya dia"ucap tama
"Calon mantu bawa mama papamu sampe rumah dengan selamat"ucap adit keraka
"Iya om"ucap raka sambil menyalimi sinta dan adit
"Panggil bunda papa"ucap santi sambil tersenyum
Raka pun mengangguk sambil membalas senyuman sinta
"Baiklah kami pergi dulu"ucap tama lalu memasuki mobilnya itu
.
.
.
.
.
.
.
♥️
HAIIIIII HEHE AKU UP TIAP HARI YAH SESUAI MOODNYA AKU 🌈🥰
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan (RAKSA)
Teen FictionSEBELUM MEMBACA KALIAN WAJIB FOLLOW AKU DULUYA KARNA ADA BEBERAPA PART DIPRIVAT HEHE♥️ BACA JUGA KARYAKU LAINNYA. . . Dua sejoli dipertemukan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orangtua mereka. Awalnya gadis itu tidak ingin perjod...
