Keesokan harinya
Dirumah salsa
Gadis itu terbangun dari tidurnya, entah mengapa badannya terasa sangat pegal.
Salsa bangun dari kasurnya lalu mandi beres-beres untuk berangkat sekolah.
Setelah mandi gadis itu memakai pakaian sekolahnya tetapi mengapa badannya terasa hangat tapi dia mengabaikannya.
Setelah selesai gadis itu turun untuk sarapan lalu berangkat sekolah.
"Pagi pa bun"sapa gadis itu sambil tersenyum
"Kayanya kamu kurang sehat ca"ucap bundanya dengan nada khawatir
"Gak kok aku baik-baik aja"balas gadis itu
"Kamu kalau gak enak badan gak usah sekolah dulu"tegur papa adit
"Aku ada ulangan pa"balas salsa
Tiba-tiba suara klakson mobil berbunyi
"Raka udah jemput, caca berangkatya" ucap gadis itu sambil menyalimi kedua orangtuanya.
Didalalm mobil raka
Raka melihat gadis disebelahnya itu terdiam membuatnya bingung dan satu lagi mengapa gadis itu terlihat pucat.
"Kamu gpp?"ucap raka sambil melirik sekilas gadis itu
Salsa mendengar itupun hanya mengangguk
"Kamu sakit?"ucapnya lagi
"Gak kok aku baik-baik aja"balas salsa
Raka mengangguk
Sesampai disekolah raka dan salsa jalan dikoridor membuat siswa(i) bergosip ria.
"Aku anter kekelasya"ucap raka
Salsa hanya mengangguk
"Kamu kalo butuh aku langsung cht aja ya, aku istirahat nanti aku gak kekantin"ucap raka didepan kelas salsa
Gadis itu hanya mengangguk sebab kepalanya mulai terasa sakit.
Setelah mengantar salsa, rakapun bergegas kekelasnya.
Salsa merasa kepalanya sakit membuat dirinya tak fokus dengan apa yang guru itu sampaikan.
Kedua sahabatnya melirik kesalsa khawatir karna sedari tadi gadis itu diam dan mukanya pucat.
"Ca kita keuks yuk"ucap yana
Salsa menggeleng membuat kedua temannya semakin khawatir saja.
Setelah pelajarannya selesai salsa dan kedua sahabatnya itu menuju kekantin tetapi belum saja mereka duduk sudah ada yang menjambak rambut salsa dari belakang, siapa lagi kalau bukan dira
"HEH WANITA JALANG UDAH BERAPA KALI SIH GUE BILANG JAUHIN RAKA HAH"teriak dira
Ya, sekarang dira sudah menunjukkan sifat aslinya berbeda dari dira yang dulu dia sangat menjaga namanya.
Salsa yang rambutnya ditarik itu hanya merintih kesakitan sebab sudah sedari tadi kepalanya sakit ditambah lagi dira menarik rambutnya kencang.
"Dira lepas sakit"rintih gadis itu sambil mengeluarkan airmatanya.
"Rasain lo"balas dira
Kedua sahabat salsa yang melihat itu tak hanya diam dia ikut menjambak dara dan dayang-dayangnya akhirnya terjadilah jambak-jambakan.
Siswa(i) dikantinpun mengerumuni mereka.
Tetapi taklama mereka melakukan aksinya itu, tiba-tiba tubuh salsa ambruk dan yang melihatnyapun histeris apalagi kedua sahabatnya itu.
"Caaa bangun caa"fira menepuk-nepuk pipi salsa
Yana melihat sahabatnya pingsanpun kalang kabut, yana menampar dira.
Plak
"DASAR SETAN LO LIAT AJA RAKA AKAN TENDANG LO DAN DAYANG-DAYANG LO DARI SEKOLAH INI"teriak yana lalu mencari cowok yang dia kenal untuk mengangkat salsa.
Dira dan dayang-dayangnyapun tegang melihat salsa ambruk, dira tak menyangka gadis itu akan pinsan dan yang paling ditakutkannya lagi akan sangat marah kepadanya tak bisa dibayangkan.
Ada yang cari raka?
Raka sedang berlatih bola basket sebab tak lama lagi ia akan bertanding.
.
.
.
.
.
.
Haii ada yang nungguin? Hehe
Maafya lama ♥️
Ada yang penasaran reaksi raka gimana?
Next yuuu
*Jangan lupa vote commentya sebab itu membuat aku semangat nulisnya :) mintanya gak susah-susah kok
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan (RAKSA)
Novela JuvenilSEBELUM MEMBACA KALIAN WAJIB FOLLOW AKU DULUYA KARNA ADA BEBERAPA PART DIPRIVAT HEHE♥️ BACA JUGA KARYAKU LAINNYA. . . Dua sejoli dipertemukan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orangtua mereka. Awalnya gadis itu tidak ingin perjod...
