Catatan :
Jd Kim Group ini adalah grup perusahaan milik ayahnya Hanbin yg terbagi menjadi beberapa bidang, salah satunya adalah Konics Inc milik Hanbin ini yg bergerak di bidang IT. Mungkin ada kesamaan dgn nama perusahaan di FF ku yg lain, tp gpp lah. Dan hal penting lainnya, mengenai posisi Chanwoo di perusahaan, awalnya aku jadiin dia sbg kepala divisi cyber, cm setelah berpikir lg, divisi cyber ini kurang tepat deh, karena perusahaan Hanbin ini bukan departemen intelijen ataupun kepolisian. Jadi aku ubah Chanwoo jadi kepala divisi IT Strategy and Planning. Mungkin suatu saat dia bkal dipromosikan jadi Head of IT/CIO :p setingkat lebih rendah dari Presiden Direktur. Wkwk
So, enjoy the story. Mwah
***
Jinhwan mengerang senang dengan serangan Hanbin pada lehernya yang masih meninggalkan bercak merah keunguan bekas percintaan kemarin malam. Hanbin menjilat dan menyesap leher putihnya yang memiliki banyak tanda kepemilikan itu, memperbaruinya dengan membuat tanda baru. Jinhwan meremas rambut hitam Hanbin seraya melenguh tak berdaya dengan hisapan kuatnya yang membuat melayang. Suhu di kamar sudah mulai meningkat dan Jinhwan segera melepas satu persatu kancing piyamanya dengan tergesa selama lehernya masih digumuli Hanbin. Sementara Hanbin yang masih betah di lehernya mulai melepaskan celana Jinhwan, membuangnya ke sembarang tempat hingga kini pemuda itu sudah bertelanjang dengan sempurna. Selagi mulut Hanbin bekerja diatas, tangannya tak tinggal diam untuk menggerayangi area bagian bawah, mengelus dengan panas paha Jinhwan hingga sampai pada bagian selatannya yang sudah mulai berdiri tegak.
Tangan Hanbin segera memberikan servis pada benda kecil milik Jinhwan yang membuat si empunya menggeliat dan mengerang nikmat, sementara mulutnya kini sudah turun ke dada si mungil, menghisap dan menjilati nipple yang mengeras disana. Jinhwan lagi-lagi mengerang mendapat dua serangan sekaligus, desahannya keluar tak henti-henti selama tangan dan mulut Hanbin bekerja. Saat bagian bawahnya mulai semakin mengeras dan bersiap-siap untuk menembakan cairan kenikmatan dari dalamnya, tiba-tiba saja tangan Hanbin berhenti. Lalu Jinhwan mengerang kecewa dan menatap Hanbin dengan tatapan memohon. Dia ingin menyelesaikannya, namun yang dia dapatkan hanyalah sebuah seringai.
"Kau pikir bisa semudah itu mendapatkan kenikmatan, hm? Ingatlah kesalahan apa yang telah kau perbuat. Aku tidak akan membiarkanmu lolos dan tidak membayar semua kesalahanmu. Berbalik." Hanbin memberi perintah mutlak di akhir.
Jinhwan yang masih terengah segera melakukan perintah tuannya, berbalik dan langsung memposisikan diri untuk menungging. Pantatnya menukik keatas, menampilkan dengan jelas lubang kenikmatan yang selalu minta dimasuki oleh benda besar milik Hanbin. Tubuh indah Jinhwan yang mengkilap oleh keringat meliuk dengan sempurna, menampilkan sebuah pemandangan menggiurkan yang mampu membangkitkan nafsu birahi pria manapun yang melihatnya. Hanbin dari belakang mengelusi kulit lembut pantat Jinhwan yang kenyal, membuat si empunya melenguh nikmat, tangan besar dan kokoh milik Hanbin meremas dengan perlahan daging kenyal itu dan Jinhwan mengeluarkan erangan tak tertahankan.
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Yours, Master
FanfictionSehitam apapun pekatnya malam yang membuat matamu seolah-olah buta, Kim Jinhwan tetap akan bisa ditemukan oleh pemiliknya, bahkan dengan cara paling mengerikan pun. Karena takdirnya adalah hidup diantara gelapnya dunia Sang Pemilik, melayani dan men...
