Brakkkk' Diandra kaget Zeon mendobrak pintu kamarnya
"Di maafin gue, gue udah jahat sama lo, lo tau kan gue gini gini masih sayang sama lo di" ucapnya dengan mata yang berkaca kaca
"Gue mau pergi dari sini" kataku ketus lalu beranjak dari ranjang, tapi Zeon malah mencegahku, dia mencekal tanganku kuat
"Lepasin, gue mau pergi! Apa kau budek?! " sambungku ketus
"Lo jangan pergi Di, tadi gue cuma.."
"Cuma apa? Cuma becanda ha?" aku memotong ucapannya, aku langsung menepis tangan Zeon dan pergi meninggalkannya
"Di lo jangan seenaknya gini Di, gue cuma mau becanda doang, dan lo sampek segitunya ha?! " teriaknya marah sambil mengikutiku
"Lo yang jangan seenaknya Zeon, Lo udah 2 kali bikin gue sakit hati, lo ga sadar sama apa yang udah lo lakuin hah?!" jawabku marah pada Zeon
"Tapi lo ga seharusnya gini Di, gue tau gue salah, tapi jangan main pergi pergi seenaknya" katanya ketus
"Gue ga peduli" saat ingin pergi Zeon langsung mencekal tanganku lagi
"Lepasin Zeonnn" teriakku
"Lo gaakan pergi!" katanya sambil tersenyum sinis, aku hanya pasrah dan kembali ke kamar, sedangkan Zeon? Ntahlah aku gatau
_____________________________
"Kurang aja pria setan itu" omelku ga jelas saat ada di dalam kamar
"Kurang ajar harrrrggg" aku menepis semua benda yang ada di meja hingga berantakan
"Dia pikir gue lemah apa?!"
"Dasar saudara tiri gilaa!" teriakku frustrasi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Zeon My Stepbrother
Roman pour AdolescentsApakah kalian tidak punya ayah? Kalian hanya tinggal bersama ibumu? Dan kemudian ibumu menikah lagi dengan seorang duda yang memiliki satu anak? Bisa disebut saudara tirimu bukan? Kisah ini dialami oleh seorang gadis muda bernama Diandra Kirana...
