"Diandraa" panggil Zeon dari bawah
"Dikamarr" teriakku, aku dikamar sedang duduk memijat mijat pinggangku karena sakit.
Kemudian Zeon masuk dengan membawa kresek hitam
"Kau kenapa?" tanya Zeon padaku saat melihat aku meringis kesakitan kemudian dia ikut duduk disampingku
"Pinggangku nyeri" ringisku karena sakit, kemudian Zeon langsung merabakan tangannya pada Pinggangku dan perlahan memijatnya, sungguh aku sangat malu
Zeon menyandarkan kelapaku di bahunya kemudian melanjutkan pijatannya
"Apa masih sakit" tanyanya
"Yayalah sakit bego" jawabku sambil memukul pahanya, Zeon yang tau kalau cewek pms itu moodnya jelek hanya bisa mengalah
"Huuu ya allah, sakittt" ringisku sambil meremas baju Zeon, Zeon langsung menidurkanku di bantal
"Kau tidur saja nanti sakitnya hilang sendiri" ucapnya sambil menyelimutiku
"Bilang saja kau malas memijatku" kataku kesal lalu aku langsung mendekapkan wajahku pada guling
Zeon kemudian memijat pinggangku lagi sambil duduk dan aku perlahan terlelap tidur
"Udah tidur kayaknya" Zeon melihatku tertidur lalu dia pergi dan menutup pintu kamarku hati hati
_____________________________
"Zeonnnnn" teriakku dari kamar, kemudian beberapa menit Zeon datang menghampiriku
"Zeon apa mama sama papa masih lama pulangnya?" tanyaku
"Aku tidak tau Di, gimana apa masih sakit pinggangnya?" tanyanya, dan aku hanya menggelengkan kepala
"Zeon" rengekku
"Apa?" tanyanya
"Mau pedas pedas" pintaku sambil cengengesan
"Tidak tidak, perutmu gampang sakit, tidak, aku tidak mau membelikannya, minta yang lain saja" jawabnya lalu mengecup keningku
"Yaudah kalau begitu belikan aku Roti bakar, Martabak, Bakso, Salad buah, pisang goreng, capucino, sosis bakar dan telur gulung" ucapku kesal karena Zeon tidak mau menurutiku
"Aa apa? Apa muat perutmu?" tanyanya tak percaya
"Belikan sana Zeon, atau kalau tidak akan kumakan kau" sungguh Zeon sangat menyebalkan
Kemudian Zeon mengambil handphone nya untuk memesan makananku
"Gimana?" tanya ku
"Bentar juga udah nyampek" jawabnya sambil tersenyum, manis sekali hehe
Aku langsung memeluk Zeon erat
"Thanks you my Stepbrother handsome" ucapku, Zeon hanya terkekeh dan mencium keningku lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Zeon My Stepbrother
JugendliteraturApakah kalian tidak punya ayah? Kalian hanya tinggal bersama ibumu? Dan kemudian ibumu menikah lagi dengan seorang duda yang memiliki satu anak? Bisa disebut saudara tirimu bukan? Kisah ini dialami oleh seorang gadis muda bernama Diandra Kirana...
