Ketika seorang aktor straight sering terlibat skandal dengan lawan mainnya, akankah ia juga akan terlibat skandal jika bermain di drama dengan tema Boys Love?
#VHope #HopeV
#Top_Hoseok
#Bottom_Taehyung
*Inspired by On Air (Korean Drama)*
Cover pict...
Aku terbangun dari tidur dan menyadari bahwa tak ada seorang pun yg menemaniku di kamar rawat ini. Aku lalu mendongak, melihat jam dinding yg tergantung di atas sana. Ternyata siang telah menjelang, tapi mengapa Namjoon hyung belum nampak batang hidungnya? Kemudian aku menoleh ke arah meja nakas, dan disana aku menemukan secarik kertas dengan tulisan khas milik Namjoon hyung. Ah... Ternyata ia sedang keluar untuk mempersiapkan kepulanganku besok.
Ya, setelah hampir 2 minggu diriku mendekam di rumah sakit akhirnya dokter mengijinkan untuk pulang. Meskipun isi kepala ku ini belum sembuh sepenuhnya, namun bagian tubuhku yg lain tak memiliki masalah lagi. Aku pun sudah merasa jengah dan ingin sekali keluar dari sini.
Beberapa hari yg lalu, Namjoon hyung menjelaskan apa yg sedang terjadi denganku saat ini. Dokter menyatakan bahwa aku mengalami amnesia, dan ingatanku selama 10 tahun kebelakang hilang begitu saja. Bisa dibilang sekarang aku adalah Kim Taehyung berumur 17 tahun. Dokter juga bilang bahwa amnesia ini bersifat sementara dan ingatanku bisa kembali dengan sendirinya. Tapi menurutnya hal itu akan kembali secara perlahan, mengingat aku memiliki gejala stres dan pernah mengalami sebuah trauma.
Berbicara tentang trauma...
Masa remajaku memang terbilang cukup suram dan aku sangat membenci tidak kekerasan. Seingatku, aku selalu mencoba untuk melupakan masa2 kelam itu. Masa2 kelam dimana hariku selalu disisi dengan pukulan dan hinaan oleh ayahku sendiri. Aku tak tau apakah selama 10 tahun ini aku berhasil melupakannya atau tidak. Tapi nyatanya, aku malah mengalami amnesia dan ingatanku kembali ke masa saat diriku sedang berusaha untuk melupakan masa kelam itu.
Sungguh sial bukan?
"Dimana Namjoon?" tiba2 suara itu menginterupsi lamunanku.
"P-paman?" ya, orang yg ku sebut Paman ini selalu mengunjungiku di setiap siang. Menyuruh Namjoon hyung beristirahat dan menggantikan tugasnya untuk menjagaku. Aku juga bingung siapa sebenarnya dia dan apa hubunganku dengannya. Dia pun selalu menjagaku dalam diam, tak banyak kalimat yg keluar dari mulutnya. Aku pun enggan bertanya, karena menurutku kita tak sedekat itu...
"Tae?" panggilnya.
"Ya?" sahutku.
"Dimana Namjoon?" tanyanya sekali lagi.
"Namjoon hyung sedang keluar sebentar..." jawabku, dia pun ber "oh" ria. Kemudian ia duduk di sofa sambil memainkan handphone-nya, dan terjadi keheningan seperti biasa.
Karena hanya ada aku dan dia di ruangan ini, maka suasananya terasa lebih canggung. Sungguh, aku merasa tidak nyaman dibuatnya. Dan setelah beberapa saat, aku pun menoleh, mencoba mengajaknya untuk berbicara. Tapi setiap aku akan membuka mulut, aku langsung mengurungkan niatku. Akhirnya aku hanya menatapnya sambil memperhatikan gerak-geriknya.
"Kenapa, Tae? Kau butuh sesuatu?" tanyanya, ternyata dia sadar kalau ku perhatikan.
"T-tidak..." jawabku kikuk. Ia lalu mengalihkan perhatiannya dan menatapku dengan tatapan menyelidik.
"Namaku Jung Hoseok" lanjutnya memperkenalkan diri. Sungguh sangat singkat.
"Itu sajakah?" tanyaku.
"Kau ingin tau apa lagi?" tanyanya.
"Eumm... Sebenernya apa hubunganmu denganku? Atau... Apa kau memiliki hubungan dengan Namjoon dan Bibi Kim?" tanyaku penasaran, ia pun tersenyum tipis.
"Aku tak memiliki hubungan apapun dengan keluargamu. Hubunganku dengan mu..." sahutnya menggantung.
"Hanya sebatas rekan kerja" lanjutnya.
"Rekan kerja?" tanyaku bingung. Maaf, karena kondisi ini membuat diriku hanya mengingat bahwa sekarang aku hanya siswa SMA biasa.
"Ya, rekan kerja. Kau pernah menjadi aktor di sebuah drama yg ku sutradarai" jelasnya.
"Aktor? Aku?" sahutku terkejut.
Ini sungguh gila! Rasanya baru kemarin aku ingin berjuang menjadi aktor dan akan mengikuti audisi. Sekarang tiba2 ada yg bilang kalau aku pernah menjadi aktor di drama yg ia sutradarai.
"Tak usah terkejut seperti itu, Tae. Pelan2 kau juga akan mengingatnya" sahutnya setelah melihat reaksiku.
"Lalu... Kalau kita hanya sebatas rekan kerja, kenapa kau rela setiap hari menjengukku?" tanyaku. Ia pun terdiam sejenak sambil menatapku dengan tatapan yg sulit.
"Anggap saja kau begini karena diriku..." jawabnya, aku pun terkejut dibuatnya.
"Namjoon hyung bilang, aku mengalami kecelakaan karena sebuah mobil menabrakku disaat mabuk. Apa kau yg mengendarai mobil itu?" tanyaku menyelidik.
"Tidak" jawabnya, aku pun mengkerut heran.
"Kau yg mabuk bersamaku dan meninggalkan diriku pulang sendirian?" tebakku lagi.
"Tidak..." jawabnya.
"Lalu apa?!?" lama2 aku sebal berbicara dengannya. Sejenak ia terdiam, lalu ia berdiri dan menghampiriku. Kemudian ia menatapku lekat sambil menghela nafas panjang.
"Aku adalah alasan mengapa kau mabuk hari itu..." sahutnya.
"Apa yg telah kau lakukan kepadaku?" tanyaku tak mengerti. Ia lalu mengangkat tangannya, memposisikan telapak tangannya yg besar dan hangat di pipiku. Tatapannya lurus ke arahku dan aku sempat bergidik karenanya. Ia pun tersenyum pilu setelahnya.
"Maaf..." sahutnya.
"Maaf... Karena hari itu aku telah melukaimu" lanjutnya.
.
.
.
.
.
Siapa yg kemarin bilang ini sad ending?
Tenang... Itu cuma fake sad ending aja~ hehe
Sengaja digantung kek gitu karena author mau buat kelanjutannya. Nih, udah ku buat. Covernya dulu... Wkwk
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti yg pernah ku jelasin, pembuatan Your Story terinspirasi dari drama On Air. Kalau My Story ini terinspirasi dari drama lama juga yg judulnya 18 vs 29.