dua

25 6 0
                                    

Biasakan vote sebelum baca
Kurang seru kalau belum komen

Happy reading 🙌

Hari kemarin sudah dilalui ifly dengan lelah, sekarang ia tengah siap-siap untuk berangkat sekolah lagi sama halnya dengan Nanta ia juga tengah siap-siap untuk kuliah. Setelah siap semua, mereka langsung menuju meja makan

"Dut kakak gak bisa anterin kamu ya, ada acara dadakan di kampus. Bareng ayah aja" setelah makannya selasai Nanta langsung pamit meninggalkan rumah sedangkan ifly ia sedang menunggu ayahnya bersiap-siap

"Ayo! Sayang" ucap Irman sambil merangkul putri kesayangannya itu

"Iya yah" Selama diperjalanan kurang lebih lima belas menit akhirnya mobil Irman sampai disekolah ifly, ifly langsung pamit dan turun dari mobil. Saat hendak memasuki gerbang seseorang memanggilnya

"Sayang!!!" Ah ia tebak pasti itu caramel, tentu saja benar sebab panggilan 'sayang' itu hanya caramel yang punya. Dengan berlari caramel menghampiri ifly

"Berisik!" Ucap ifly setelah caramel dekat dan menjitak kepala caramel

"Aduh! Si onta, si ucing, si harimau!! Galak banget" caramel mengaduh kesakitan sebab jitakan ifly bukan main. Ifly yang mendengar itu hanya terkekeh pelan

"Gak bareng putet?" Caramel hanya menggeleng, mereka terus berjalan hingga sampai di kelas mereka tanpa ada gangguan

"Gaga sayang!" Teriak caramel sesaat setelah sampai di kelas namun tidak ada sahutan melainkan lemparan botol tepat dikepala caramel sedangkan ifly ia sudah duduk terlebih dulu diikuti caramel

"Sia! Geleh nyet" (Lo! Jijik nyet) Angga terus saja menatap caramel dengan tajam seakan-akan caramel adalah musuh bebuyutan

"Canda sayang! Jangan gitu aing gak suka" lagi dan lagi caramel menggoda Angga dengan lelah Angga menelungkupkan tangannya di atas meja

"Udahlah mol kasian Angga gak sama Lo sama putet" ucap ifly sambil terkekeh melihat Angga yang tak berdaya

"Iya mol kasian" Hanna pun ikut membela angga, caramel yang nyengir langsung tertawa pelan

"Lagian Angga lucu, kayak bayi Dugong. Kan seru kalau di goda suaranya merdu 'wekwekwekwek' whaha" caramel masih saja menggoda Angga namun kali ini ia sambil memperagakan suaranya dan gerakan mirip bebek

"Whaha bebek itu mah setan!" Hanna dan ifly tertawa terbahak-bahak sampai suara seseorang memberhentikan mereka

"Permisi! Ada yang namanya ifly? Disuruh ke kantor oleh Bu Dewi" Bu Dewi adalah guru BP yang cantik dan baik tidak seperti guru BP pada umumnya yang galak dan bisa di bilang kejam

"Gue ikut! Kepo soalnya weh" caramel mengikuti ifly begitu juga dengan hanna, sedangkan Angga ia tidur entahlah bisa di bilang pelor

Saat mereka berjalan di koridor atas seseorang menghadang mereka lagi dan lagi siapa lagi kalau bukan Regar dkk

"Elah gar! Ngalangin jalan orang ya gak neng Hanna" ucap Levi yang dihadiahi pukulan oleh Juna

"Milik aing" bisik Juna tepat di samping Levi, Regar dengan cepat menarik ifly agar mengikutinya namun dengan cepat pula ifly menghempaskan tangan Regar

BENUA BIRUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang