Halo guys!
Seperti biasa,sebelum baca aku harap kalian vote dulu oke!
Cuman klik tanda bintang sebelah kiri kok^_^
Thanks all!-----
"Ada apa?" Tanya Karin.
"Naura kan sudah sembuh, jadi kita pengen mereka segera tunangan" ucap Dela-mama Iqbal.
"Wah, boleh!" Ucap Karin sembari tersenyum.
"Tunangan?!"
-----
Mendengar suara pekikan dari arah samping,sontak kedua wanita itu pun mengalihkan pandangannya dan mendapati seorang gadis yang sedang memperlihatkan raut terkejut.
"Loh kamu ngapain disitu nak?" Tanya Karin.
"Siapa yang tunangan ma? Kok tadi didenger-denger ada nama Naura nya gitu!" Ucap Naura sembari menggoyangkan tangan sang mama.
"Mama" jawab Karin membuat Naura kaget dan membulatkan matanya.
"Mama! Mama masih ada papa! Mama mau selingkuh? Mama ga boleh! Inget usia mah! Mama udah tua,pake acara tunangan segala. Nanti kal-" cerocosan Naura langsung dipotong cepat oleh ucapan mama nya.
"Ssstt! Kamu apa-apaan sih! Mana ada mama tunangan,kamu yang tunangan beybihh" ucap Karin sembari terkekeh.q
"A-aku? Jadi.."
"Iya" ucap Karin sembari menganggukkan kepalanya.
"...jadi aku? Kok aku? Aku siapa? Aku dimana? Kamu siapa?" Ucap Naura sembari menirukan gerakan lupa ingatan di sinetron.
Pletak
"Mama sakitttt" rengek Naura sembari mengelus-elus kening nya yang baru saja di pukul Karin.
"Nahkan inget lagi sama mama"
"Gausah pukul-pukul juga dong ma. Kalau nanti Naura beneran amnesia gimana?" Ucap Naura sembari mengerucutkan bibirnya.
"Udah jangan ngomong yang aneh-aneh" lerai Dela yang sedari tadi melihat kelakuan ibu dan anak itu.
"Eh tante! Ehe" ucap Naura sembari tersenyum kikuk lalu menyalami tangan Dela. Dela juga membalas senyum Naura.
"Jadi gimana? Mau kan?" Tanya Dela kepada Naura.
"Ah! A-anu eh i-iya" ucap Naura gelagapan. Jujur,Naura memang mengangumi Iqbal. Udah ganteng,putih,jago basket intinya guantenggg!
"Ta-tapi emang Iqbal mau?" Tanya Naura.
"Pasti mau,nanti Tante bilangin kok" Naura hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Untuk kapan acaranya belum tentu,nanti kita bicarain lagi. Sekarang mending makan, pasti kalian belum pada makan kan?" Ucap Karin.
"Udah ga usah repot-repot. Aku juga mau langsung pulang kok" tolak Dela.
"Ah so sibuk kamu! Udah ayo!" Ajak Karin dan Dela hanya ikut saja. Toh,kalau Karin sudah kekeh tak ada bisa yang menolak.
-----
"Mama! How are you? Aku mau pergi ya!" Teriak seorang cowok yang memakai kaos berwarna merah dibalut dengan jaket bomber dan memakai celana jeans biru.
*Bayangin aja cogan:'>"Nyonya gak ada di rumah den, tadi pagi nyonya pergi" ucap bi Susi,pembantu di rumah Iqbal. Iya,Iqbal. Si ganteng badboy. Tapi kalau udah urusan sama mama mah beda,yang tadinya dingin juga jadi cerewet.
Labil memang."Kemana?"
"Kurang tau den"
"Ya udah kalau mama udah pulang bilang aja Iqbal main ke rumah temen" bohongnya. Jelas-jelas mau ke rumah Naura.

KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA MASA SMA
Teen Fiction"Ga usah yakin dulu" -Iqbal Nugraha Ardiansyah "Liat aja nanti, hati dingin lo bakal gua lelehin!" -Naura Patricia Apa kabar dengan Iqbal? Siapa yang bisa meluluhkan hatinya? Iqbal kan orangnya dingin, sampai dikatain manusia kutub oleh teman-teman...