sorry for typo
💚
sudah tiga hari jaemin dirawat di rumah sakit, keadaannya tidak berangsur membaik namun sedikit murung dan enggan mengobrol
menjadi sedikit pendiam bahkan dengan jeno pun ia tidak mengobrol / bercandajeno sendiri merasa bingung dengan perubahan sikap jaemin yang berubah total tidak ada jaemin yang ceria, tidak ada senyum manis jaemin, dan tidak ada jaemin yang manja melainkan jaemin yang pendiam dan dingin
jeno berusaha agar jaemin yang dulu kembali namun apa daya ia tidak bisa membuat jaemin seperti dulu
ia ingin bercanda pun jaemin malah menatapnya datar, lolucon yang ia buat pun selalu garingkini jeno sedang menatap wajah jaemin yang sedang tertidur pulas namun wajahnya tetap tampan dan manis
" apa yang harus hyung lakukan na " lirih jeno menghela napasnya tangannya menggenggam tangan jaemin erat
" dimana jaemin yang ceria, dan dimana senyum manis jaemin " lirih jeno tangan yang satunya mengepal kuat, tangannya gatal ingin memukul sesuatu, melampiaskan nya dengan memukul sesuatu mungkin dapat membuatnya sedikit lega
tapi ia urungkan niat memukul dinding di sebelahnya, ia malah merogoh kantong saku jaketnya mengeluarkan botol obat dan mengeluarkan beberapa pil obat
meneguknya dalam satu tegukan
tanpa sepengetahuan siapa pun
meskipun renjun tahu tapi renjun tak tahu ia memakan obat itu lagimaaf jika jeno mengambil keputusan yang sangat salah tapi apa daya semua bebannya terlalu berat hingga ia memakan obat yang tidak seharusnya ia makan
apa ini disebut dengan percobaan bunuh diri dengan memakan obat obatan dengan jumlah yang cukup banyak ?
' tok tok '
lamunannya buyar seketika, ketika mendengar suara ketukan pintu, jeno pun membukakan pintunya, pintu terbuka menampakkan seorang dokter
" selamat sore " ucap dokter tersebut, menyapa jeno lalu jeno membungkukkan badannya
" selamat sore juga " ucap jeno
" ah ternyata jaemin tidur " lirihnya
" iya, ia baru saja tidur tadi malam ia tak bisa tidur " jelas jeno, bukan hanya jaemin yang tidak bisa tidur jeno juga sama bagaimana jeno bisa tidur jika jaemin saja tidak tidur
dokter mulai memeriksa jaemin
jaemin sedikit terganggu ia terbangun dan melirik ke arah dokter yang tengah memeriksanya" ah maaf aku menganggu tidurmu " ucap dokter
" tidak apa apa " ucap jaemin dingin
" bagaimana, apa ada yang sakit " tanya dokter sedikit mencoba berkomunikasi dengan jaemin agar bisa sedikit terbuka
" tidak " jawab jaemin, dokter hanya tersenyum mendengar jawaban jaemin yang masih singkat
jika jaemin menjawabnya dengan sedikit penjelasan mungkin itu dapat terdengar lebih baik
" jen ayo ikut saya, saya akan menjelaskannya disana " ucap dokter dan jeno hanya mengangguk
" hyung keruangan dokter dulu ya " pamit jeno
" ya, terimakasih dokter nakamoto yuta " ucap jaemin
***
jeno mengikuti dokter yang tengah berjalan menuju ruangannya

KAMU SEDANG MEMBACA
the twin's || jeno jaemin
Short Storyjaemin & jeno si kembar jaemin dan jeno dua anak kembar yang saling menyayangi, kurangnya kasih sayang dari kedua orang tuanya yang membuat si kaka lebih memperhatikan sang adik ia ingin adiknya merasakan kasih sayang walaupun hanya darinya 02-mei...