sorry for typo
🌱💚
kini jaehyun tengah berlari mencari ruangan dokter taeil, johnny menyuruhnya untuk menemuinya langsung
saat jaehyun menemukan ruangannya namun, tiba tiba suster mencegahnya untuk masuk
" ada apa sus " tanya jaehyun
" maaf pak, dokter taeil sedang ada pasien sebaiknya bapak menunggu terlebih dahulu " jelas suster
" apa ada doker lain yang bisa mengecek kecocokan organ tubuh " tanya jaehyun
" ada, temui saja dokter doyoung " ucap sang suster dan jaehyun pun segera mencari ruangan dokter doyoung
dengan cepat jaehyun mencari ruangan dokter doyoung dan segera masuk kedalam tanpa mengetuk pintu
" ada apa jaehyun " tanya doyoung yang kebetulan melihat ada yang membuka pintu
" bukan kah pertemuan antar dokter sudah diadakan satu bulan yang lalu " ucap doyoung seraya melirik jaehyun dari atas ke bawah, jaehyun yang dilirik lantas menatap dirinya, ah iya masih menggunakan baju dokternya
" ah bukan... hum aku- aku mau mengecek kecocokan organ hati dengan anakku " jelas jaehyun yang membuat doyoung tersentak kaget atas ucapan jaehyun barusan
" huh~ kau tau kan jika tindakan itu sangat membahayakan nyawa ? " ucap doyoung yang tak mau temannya kenapa napa
" tapi anak aku sedang membutuhkannya " lirih jaehyun
" baiklah ayo ikut aku " ucap doyoung seraya berjalan menuju ruang test dan diikuti oleh jaehyun di belakang
doyoung menghela napasnya, huh sungguh jaehyun akan melakukan hal gila ini ? dan ia ? ia yang akan memeriksanya ? mengambil hati temannya ?
setelah doyoung memeriksanya kini jaehyun tengah menunggu hasilnya,
jaehyun terdiam dengan tatapan kosongtak lama kemudian doyoung menghampiri jaehyun dengan amplop coklat ditangannya
entahlah doyoung harus senang atau sedih dengan hasilnya, sedih karena bagaimana nasib anak jaehyun senang karena jaehyun tak jadi mendonorkan hatinya
doyoung menepuk pelan pundak jaehyun yang membuat lamunan jaehyun buyar
" bagaimana " tanya jaehyun dan doyoung hanya menyodorkan amplop di tangannya itu pada jaehyun
jaehyun pun menerima amplop itu dan membacanya dengan teliti, jaehyun membaca ulang lagi tulisan yang tertara pada amplop itu
tidak cocok ? apa ia tak salah bacakan ?
" kamu tak salah membacanya itu semua sudah benar " ucap doyoung
dan jaehyun hanya menggelengkan kepalanya tak percaya akan hasilnya itu, doyoung pun meninggalkan jaehyun yang masih menatap amplopdrrttt drrttt
tiba tiba suara ponselnya terdengar nyaring karena memang disini sunyi dan jaehyun pun segera mengangkat telpon" hm ya "
" tunggu ? kamu... kamu diamana ? bukan kamu yang ada di dalam ruang operasi bersama jaemin "
" apa ? maksud kamu... apa sudah ada pendonor "
" sudah "
" siapa "
" entahlah... dokter bilang pendonor tak mau identitasnya di ketahui "
Tut
telpon dimatikan oleh jaehyun, jaehyun bersyukur karena ada yang mau mendonorkan hatinya untuk jaemin

KAMU SEDANG MEMBACA
the twin's || jeno jaemin
Storie brevijaemin & jeno si kembar jaemin dan jeno dua anak kembar yang saling menyayangi, kurangnya kasih sayang dari kedua orang tuanya yang membuat si kaka lebih memperhatikan sang adik ia ingin adiknya merasakan kasih sayang walaupun hanya darinya 02-mei...