-28

1.3K 76 14
                                        

MOHON MAAF SEBELUMNYA UNTUK TYPO YANG BERHAMBURAN HEHE

🥀🥀🥀

Upacara telah berlangsung dengan tertib, hari ini Aldo mengikuti upacara dengan selesai, padahal dia selalu saja bolos ditengah-tengah upacara dengan alasan sakit dan minta izin sama anak PMR untuk ke uks, tapi sekarang Aldo telah berubah, ia baris disamping Bianca, ketika upacara berlangusng Aldo matanya tidak lepas dari Bianca.

Bianca yang menyadari hal itu langsung menengok ke arah Aldo sambil berbisik "liat ke depann, nanti diomelin" bisik Bianca, Aldo lalu terkekeh pelan melihat Bianca.

>>skip uacara selesai

"Alhamdulillah hirobbil 'alamin, upacara sekarang telah selesai. Terima kasih untuk kalian semua yang sudah tertib dalam menjalankan upacara hari ini" ucap kepala sekolah.

"Terima kasih juga untuk anak kelas X IPA 3 yang sudah menjadi petugas upacara hari ini, dan untuk minggu depan akan dilaksanakan oleh anak kelas XI IPS 1" ucap kepala sekolah lagi.

"Yaahhh" ucap salah satu murid XI IPS 1.

"KELAS LAEN AJA PAK" teriak Rafi

"IYA PAK"

"BENER TUH PAK"

"BAPAK KAN GANTENG"

"KELAS LAINNNN"

"MAGER PAK MAGER"

"KITA MINGGU DEPANNYA LAGI AJA PAK"

"SETUJUUUUU"

"BETULLL"

Begitulah ocehan dari kelas XI IPS 1, kelas mereka memamng dikenal berisik, karena disitu ada Rafi dan Tobib, mereka kalau digabungin akan menjadi burung beo ketiga. Siswa siswi yang lain hanya mendengarkan ocehan mereka semua. Sedangkan Bianca dan Aldo bermesra-mesraan dan tidak ikut-ikutan demo terhadap kepala sekolah.

"Gerah hm?" tana Aldo sambil menglap keringatnya Bianca yang ada di keningnya.

Bianca menganggukkan kepalanya pelan dan mengelap keringatnya yang dileher.

"Makanya rambut dikuncir" ucap Aldo sambil menatap muka Bianca.

"Kuncirannya ilangg" jawab Bianca. Untung ditangan Aldo ada karet jadi ia langsung menguncirkan rambutnya Bianca, dan yang lain tidak menyadari hal itu karena sedang sibuk demo kepada kepala sekolahnya.

Bianca tersenyum melihat Aldo, lalu ia juga mengelap keringat Aldo yang ada dikeningnya "lo juga gerah tuh" ucap Bianca.

Aldo terkekeh pelan dan masing mengikat rambutnya Bianca, yaa walaupun ga rapih tapi seenggaknya gerahnya Bianca berkurang.

"Makasihh do" ucap Bianca sambil tersenyum.

"Sama-sama" balas Aldo sambil tersenyum juga dan mengusap pelan rambutnya Bianca.

Murid-murid XI IPS 1 masih demo sama kepala sekolah, karena murid XI IPS 1 tidak ada yang mau menjadi petugas upacara.

"Sudah-sudah! jangan berisik, ini sudah pilihan bapak, tidak ada yang membantah. Kalau ada yang membantah lagi bapak hukum" ujar kepala sekolah.

change everything [ TAMAT✅ ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang