17.hukuman

80 6 2
                                        

***

"Hoaummm" sambil merentangkan tangannya di atas
Ia pun melirik jam dinding kamarnya
"Astagaaa mamaaaa gorontalooo ayahhh" teriak nya langsung berlari mengambil handuk dan mandi

Grubak

Grubuk

Grubak

Rina yang lagi menyiapkan sarapan pun kaget kenapa bising sekali di atas karna takut ada apa apa ia pun naik ke atas untuk memeriksa ada apa di atas

Saat sudah sampai di atas ia mendengar suara rusuh itu lagi di kamar anak bungsungnya.aina dungs

"Astagfirullah,aina kok berserak gini" ucap rina kaget pas membuka kenop pintu kamar anak nya
Aina yang mendengar suara mama nya langsung melihat ke arah pintu

"Ini maaa aina telat,mama kok gk bangunin sih" ucap nya sambil memakai kaos kaki
"Tulahh kebo kamu,mama udah bangunin ya 10 meni yang lalu,kamu aja yang gk bangun bangun" ucap rina

Aina yang mendengar ity hanya cengengesan
"Dah ya ma aina berangkat" ucap nya sambil mencium tangan  rina buru buru
"Doh gk serapan dulu"
"Gk osah ma ,aina makan di kantin aja nantik,aina pun dah mesan taksi dah ya ma" ucap nya  sambil berlari menurunin tangganya dengan buru buru

"Hati hati aina" teriak rina takut melihat aina turun terlalu kencang karan bisa jatuh dan cedera

"YA MA TENANG AJA,ASSALAMULAIKUM" teriak nya sambil melangkah keluar dan langsung di jegat oleh abang nya siapa lagi gorontalo -gara gitu loo.

"Itshhh kenapa lo lari lari" sambil merentangkan tangannya di depan aina
"Ihh abang awass aina telat ni aduhh" ucap nya sambil jingkrak jingkrik dengan wajah yang sangat jelas tercetak ketakutan di sana

"Ohh telat biasa aja kali,palengan di suruh lari puterin lapangan" ucap gara santai

***

"Jadi kita terima tantangan itu bos" ucap dito sambil meminum kopi dinginnya
"Jangan manggil bos"balas zidan singkat

Mereka kini tengah berkumpul di warjek dan berencana bolos sekolah

"Dengar tu to,zidan gk sukak manggil dia bos" ucap gino
Memng zidan tidak menyuruh mereka memanggilnya dengan sebutan 'bos' karna mereka s3mua adalah sahabat nya bukan budak nya

"Memang anak ayam gk ada kapok kapok nya,baru pulang dari rumah sakit dah nantangi kita lagi" ucao gino

"Gibran orang nya gk bakal dengan mudah nya mundur dan mengakui kekalahannya" ucap arga

"Benar juga sih,emangny anak tu ajak tawuran dimana?" Tanya karel

"Kalu gk salah di belakang sekolah kita sepulang sekolah nantik" ucap dito

"Kita bakal tawuran" ucap zidan "kasih tau anak anak yang lain " ucapnya dan di balas jempol oleh arga

Memang kalau bisa di bilang arga paling bener kerja nya dari pada yang lain makanya ia menyuruh nya untuk memberitahukan soal tawuran nantik kepada yang lain

"Yang bener mah beda" ucap gino sambil berpura pura merajuk

"Tu tau" ucap zidan acuh

ZIDAN✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang