Sasya melepaskan tangan jeno dari dalam piama miliknya " no jen, kita masih belum dewasa"
Jeno menggeleng pelan dan beranjak dari badan sasya " kita udah dewasa, kita udah siap sayang"
Sasya ikut duduk disebelah jeno dan mengusap lengan jeno " kita masih harus sekolah jeno, kamu mau aku hamil masih kecil gini? Resikonya gede"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeno menunduk dan memainkan jari tangan sasya " aku janji gak keluarin didalem biar kamu gak hamil"
Pipi sasya memerah mendengar ucapan jeno yang blakblakan " tapi badan kita juga belum sama-sama siap jeno"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeno memalingkan wajahnya " aku pelan-pelan sayang, gak bakal sakit"
Sasya tetap menggeleng mendengar perkataan jeno " gak sekarang lee jeno"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" they was do that, tapi aku belum" Kata jeno sambil memasang muka kecewa.
Sasya menatap jeno heran " siapa?" Pasalnya sasya gaktau siapa yang jeno maksud.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
