Hai balik lagi dengan authorrr
Lama ya gk updet :v
Jangan lupa vote dan komen
Happy reading
Sayang readers
Typo bertebaran
##################################
Sebulan berlalu.
Bangtan baru saja tiba di bandara Incheon setelah menyelesaikan world tour mereka di Eropa. Saat Bangtan keluar dari bandara, mereka telah disambut dengan kilatan kamera wartawan dan fans yang sudah menunggu mereka dari tadi.
Raut wajah mereka terlihat kelelahan namun mereka tetap tersenyum dan menyapa para awak media dan fans dengan ramah.
"Hyung, hari ini aku pulang ke apartment" ucap Jimin setelah mendudukan dirinya di dalam mobil.
"Baiklah, lagi pula besok kita tidak ada jadwal" ucap Namjoon menyandarkan dirinya dan menutup matanya perlahan.
Jimin ingin menghubungi Minji jika dia akan pulang hari ini. Tapi dia lupa meminta nomor ponsel Minji. Jimin penasaran bagaimana keadaan apartementnya di tangan Minji. Jimin masih tidak bisa percaya seratus persen dengan Minji.
Jimin baru saja sampai di apartement. Saat membuka pintu apartementnya, yang pertama kali Jimin lihat adalah kantong belanjaan berserakan di penjuru lantai apartemennya. Beberapa barang belanjaan di sofa yang masih belum dibuka dan semuanya adalah barang-barang bermerk ternama.
Jimin menghelah nafas kasar saat melihat keadaan apartementnya yang saat Jimin tinggal tampak sangat rapi sekarang seperti kapal pecah.
"Minji-ssi!" Teriak Jimin mencari wanita penyebab kekacauan di apartementnya.
"Minji-ssi dimana kau?!" Teriak Jimin namun tidak melihat keberadaan Minji. Jimin segera pergi ke kamar yanga ada disebelah kamarnya dan langsung membuka kamar tersebut.
Dan Jimin melihat Minji tengah berbaring di tempat tidur memakai hot pans dan kaos putih bertulis channel di tengahnya sedang memakai masker wajah sambil mendengarkan lagu.
"Hah" dengus Jimin menyibak rambutnya kebelakang menatap geram ke arah Minji yang tidak menyadari ada Jimin di kamarnya.
"Minji-ssi" ucap Jimin berdiri tepat disamping tempat tidur menatap Minji datar tapi Minji sama sekali tidak mendengarnya.
"Ya?! Kim Minji!!" Teriak Jimin kesal menarik airpod milik Minji kasar.
"Ya!... Eoh Jimin-ssi. Kau sudah pulang" ucap Minji tersenyum semanis mungkin yang awalnya ingin berteriak pada orang yang mengusik waktunya tapi yang di dapati Minji di depannya adalah pemilik aprtement.
"Apa? Kau ingin teriak padaku?" Ucap Jimin sinis melipat tangan didepan dada.
"Anieyo" ucap Minji menggelengkan kepalanya sambil merutuki keselahannya di dalam hati.
"Kenapa apartementku seperti kapal pecah?!!"
"Apa kau tidak membersihkan apartementku seperti pernjajian!" Ucap Jimin yang sudah sangat kesal.
"Aku sudah membersihkannya kemarin" cicit Minji pelan.
"Dalam pernjajian kau harus membersihkan apartementku setiap hari. Aku tidak tanya kemarin aku tanya sekarang kenapa apartementku seperti kapal pecah??" Tanya Jimin kesal dan Minji hanya diam mengeluarkan jurus andalannya mempoutkan bibirnya berharap Jimin akan luluh. Karena tidak ada satu pun orang yang tahan dengan keimutan minji.
KAMU SEDANG MEMBACA
Illegal Girl (Park Jimin Bts/ Pjm)
FanfictionKim Minji, gadis berumur 23 tahun dipaksa menikah dengan anak rekan bisnis Appanya. Namun Minji tidak ingin karena dia masih ingin melajang dan hidup bebas. Hingga akhirnya Minji memutuskan untuk kabur dari rumah Appanya sampai Minji tidak sengaja b...
