07.45 WIB
Ryujin menunggu Mingi menjemputnya di kursi teras kosnya. Hanya beberapa menit saja Ryujin menunggu, Mingi datang dengan motor kesayangannya.
"Tumben lo nungguin di depan" - Mingi
"Ya emangnya nggak boleh?" Kata Ryujin sambil naik di motornya Mingi
"Keliatan Lo nungguin gue banget" - Mingi
"Yain" - Ryujin
Mingi terkekeh kemudian melajukan motornya menuju kampus.
"Aisha, minta lem" - Ryujin
"Nih" Aisha memberikan lem kepada Ryujin di sela-sela menulisnya.
"Selesai. Lo udah?" - Ryujin
"Nih" - Aisha
Ryujin mengambil kertas dari Aisha. Kemudian, dikumpulkan bersama maket yang mereka buat tadi.
"Ini baru kita yang selesai?" - Aisha
Ryujin yang baru duduk di sebelahnya hanya mengangguk.
"Btw, Lo tadi berangkat sama Kak Mingi?" - Aisha
"Iya. Dia yang ngajakin" - Ryujin
"Woahh.. kapan sih kalian jadian gitu? Biar kapalku berlayar" - Aisha
"Apasi" - Ryujin
Kelas sudah selesai. Ryujin dan Aisha keluar dari kelas mereka. Di luar kelas, banyak mahasiswa berbisik-bisik, lebih tepatnya cewek-ceweknya yang ghibah.
"Ganteng banget sumpah"
"Dia anak mana? Kok nggak pernah liat?"
"Gebet jangan"
Yaa begitulah kira-kira omongan mereka.
"Ya ampun, ngapain sih dia nungguin di sini" - Aisha
Ryujin tertuju pada seorang cowok yang berdiri sambil memainkan handphone-nya. Dan pastinya, itu pacarnya Aisha.
"Beb" - Aisha
Cowok tadi menoleh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Cowok tadi tersenyum. Sungguh saat itu juga Ryujin ambyar dengan senyumannya. Untung Ryujin ingat kalo dia pacar temannya, kalau tidak pasti dia oleng duluan.
"Hai"
"Ngapain nunggu di sini? Kan bisa di mobil aja" - Aisha
"Hehe nggak apa-apa. Aku kangen, pengen cepet ketemu kamu"
Yang dikangenin Aisha, yang ambyar Ryujin.
"Ryujin ya?"
"Iya. Gue Ryujin. Salken, kak" -
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐊𝐀𝐊 𝐀𝐌𝐈𝐍𝐆 - 𝘚𝘰𝘯𝘨 𝘔𝘪𝘯𝘨𝘪✔️
أدب الهواة"KAK AMIIINNGG" - Ryujin "HEH SARIP, GUE MINGI YAA" - Mingi © 𝐉𝐮𝐧𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟎
