15

94 17 5
                                        

pertama tama gue mau bilang beribu mkasih buat kalian semua yang udh suka sama cerita yang makin kesini ga jelas ini

dan ya gue juga mau bilang ke kalian kalo ini udah mau "end" karna menurut gue kalian tuh udh kaya bosen gitu sama alur ceritnya, jadi lets enjoy detik detik end yang ga terpikirkannya!

---
"lacak nomornya" seru mark

"ini nomor privat bang, gue udh berulang kali nyoba ga pernah berhasil" ujar jaemin lesu

"min lo harus lacak nomor ini! hidup dan mati kita ada di nomor ini!!" mark terus mendesak jaemin untuk melacak nomor tersebut, entah apa yang dipikirkan mark ia terus saja mendesak jaemin

"min gue mohon sama lo, dia harus mati..." ujar mark memelankan suaranya

"iya bang, bakal gue coba. gue minta 30 menit dari sekarang kalian buat diam dan senyap, sekitar 20 menit lagi banh jaehyun akan pulang gue minta ada yang nahan dia buat ga nyari handphone-nya dulu" pinta jaemin yang diberikan anggukan oleh semua yang ada di ruangan tersebut

"do, rapmon, sama haechan jaga diluar, min gue minta casing nya jaehyun" jin meminta casing jaehyun dan langsng diserahkan jaemin

"chan lo ntar duduk diruang tamu sambil mainin hp gue, ini tipenya sama kaya hpnya jaehyun gue pakein casing jaehyun supaya dia ga curiga" ujar jin sambil memberikan hpnya ke haechan

"iya bang, yaudah gue keluar dulu ya" haechan, do dan rapmon langsng keluar dan tinggal lah 4 orng yang asik dengan pikirannya sendiri

ceklek...

"chan gue minta hp gue dong!" seru jaehyun ke haechan yang lagi duduk di sofa

"bntar lagi bang, lagi seru nih!" bohong haechan, sebenarnya dia sudah keringat dingin dari tadi

"chan siniin hp gue!" jaehyun menarik paksa hpnya dari tangan haechan

"bang gue masih main!" haechan juga menarik hpnya

"udh diem! lo apa apaan sih jae, seharusnya lo lebih bersikap dewasa, lo kan udh 24 tahun, ga seharusnya lo bersikap kekanakan kaya tadi" lerai do

"tapi bang! gue ada perlu. lo juga jangan ngebela si haechan gini dong! itu kan hp gue apa pantes gue izin ngambil hp gue sendiri?!" jaehyun sudah naik pitam

"tap--"

"nih bang hp lo" ujar jaemin dari balik kamar rachel

"eh min, hp gue kok sama lo? jadi ini hp siapa?" tanya jaehyun sambil menenteng hp jin

"itu hp bang jin, ini hp lo bang. tadi si haechan mau ngeprank lo gitu tapi anaknya langsung kicep ngedenger bentakan lo" ujar jaemin halus

"oiya? kalo gitu makasih ya min. maafin gue chan soalnya gue ada perlu, gue cabut dulu"  jaehyun pun meninggalkan ruangan dengan tergesa gesa

"untung aja aktingnya bang jaemin sama bang do bagus" ujar jisung dari dapur

"iya gue juga geregetan tadi ngeliat haechan dimarahin jaehyun, ga nyangka gue jaehyun seserem itu kalo ngamuk" sambung rachel

"trus gimana? nomornya udh terlacak?" tanya rapmon to the point

"udh, skrng gue mau rachel, jihoon, guanlin, jaemin, bang suho sama bang rapmon buat ikut kesana" ujar mark tegas

"iya, gue juga minta yang tinggal disini jangan lengah buat mantau aktivitas jaehyun. ini cips buat komunikasi kita pasang yg benar " jihoon memberikan cipsnya kepada semuanya

"sekali lagi gue ingetin ke kalian, jangan sampai lengah mengawasinya, semua pergerakan yang kalian lihat segera disampaikan, paham?" jelas jihoon

"paham!" jawab mereka semua

"pintar! cepat kawal, mereka akan bergerak!"

---
"mereka berada di blok a harap berjaga di daerah depan!" ujar seorang wanita berambut panjang

"mereka memasuki kawasan! cepat ambil posisi perangan!" teriak wanita tersebut di walkie-talkie nya

"siap!" semua orang berjaga diposisi masing masing siap untung menyerbu kawanan jihoon yang memasuki jebakan yang telah dipasang jaehyun tadi

"agen 0.345 sampai 0.349 segera kepung dan tangkap mereka!!"

srak!!

kawanan jihoon pun lengah dan dengan mudah ditangkap oleh anggota minho,

dan mereka pun disuntikkan cairan, tanpa daya apapun lagi untuk menyerang, mereka pun pingsan

satu diantara mereka ditugaskan untuk menyayat bagian tangan sekawanan itu dan tanpa sadar guanlin meringis kesakitan karna efek cairan tadi sedikit tidak mempan di tubuh guanlin

"akh..."rintih guanlin saat sebuah belati tajam menggores permukaan tangan dan wajahnya

"g-guanlin!"

tbc

jangan lupa vote!!!!!!!

killer terror || ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang