39. Titik Terang

181 22 78
                                        

Ananya duduk di sofa depan televisi dengan perasaan kesal. Bagaimana tidak, disaat seperti ini ada saja yang mengiriminya pesan konyol.

"Bodoh bodoh bodoh!" maki Ananya.

Ponselnya telah dikembalikan Abhi sejak semalam, karena Abhi merasa kondisi Ananya sudah lebih baik dan tidak masalah untuk memegang ponsel.

"Ada masalah?" tanya Abhi sambil menghampiri Ananya.

"Lihat ini," Ananya langsung menyerahkan ponselnya pada Abhi.

Kening Abhi berkerut saat melihat isi pesan yang berderet rapi itu, "Humpty dan pengantinnya ada di rumah Big B? Apa-apaan ini?"

"Itu yang kumaksud. Menyebalkan bukan? Memang apa peduliku Humpty dan pengantinnya ada dimana? Memangnya Humpty mau membantu kita mencari kakak dan kakak ipar, tidak 'kan? Dasar bodoh!" kesal Ananya.

Abhi terdiam, apa ini ulah dari anak tetangga Mohini lagi?

"Hey, malah melamun."

"Dengar Ananya," Abhi mulai menceritakan tentang telepon dengan bunyi seperti ledakan kemarin, juga Mohini, dan salah kirim oleh anak tetangga Mohini.

Ananya mendengarnya dengan seksama, hingga tiba-tiba sebuah dugaan muncul di kepalanya.
"Entah kenapa aku merasa, dibalik ini orang itu mau memberitahu sesuatu?"

"Ya, sepertinya. Tapi apa? Atau jangan-jangan pesan-pesan itu dari Veer dan Kavya? Mereka ada bersama pemilik nomor itu?"

"Ya, Abhi, bisa jadi. Dan yang jadi pertanyaan, apa yang ingin kakak katakan?"

"Tentu tentang masalah ini. Tunggu sebentar," Abhi tampak berfikir.

"Humpty dan pengantinnya ada di rumah Big B. Pengantin Humpty namanya Kavya bukan? Dan Big B.... itu berarti.."

"Jadi maksudmu kakak dan kakak ipar ada dirumah Amitabh Bachchan, begitu? Sedang apa mereka disana?" sahut Ananya.

"Tidak, Ananya, bukan Amitabh Bachchan. " Kata Abhi sambil tetap memandang lurus ke depan-berfikir.

"Jadi, Abhishek Bachchan?" sahut Ananya lagi.

Abhi berdecak dan mengalihkan tatapannya pada Ananya, "Big B hanya sebuah perumpamaan. Mungkin sekarang Veer dan Kavya ada di rumah orang lain, dan mereka ingin memberitahu bahwa mereka dalam keadaan aman." Ujar Abhi.

Ananya diam sejenak, memikirkan apa lagi pesan yang mungkin ada sangkut pautnya dengan itu.

"Tania!" serunya tiba-tiba.

"Kenapa?" sahut Abhi setengah terkejut.

"Tania kemarin juga mendapat pesan aneh, 'Sanam Teri Kasam' terus menerus. Apa artinya?" tanya Ananya.

"Sanam Teri Kasam..." gumam Abhi berpikir.

"Luar biasa, lucu sekali. Happy New Year katanya, padahal tahun baru masih lama." Ucap Muskaan yang tiba-tiba datang sambil melempar ponselnya ke sofa, dan dia pergi ke dapur.

"Tunggu, apa katamu?"

Muskaan berhenti dan berbalik, "Happy New Year, filmnya Shah Rukh Khan dan Deepika Padukone." Jawabnya sambil berlalu.

"Sanam Teri Kasam, Inder dan Saru. Lalu Happy New Year...."

"Charlie dan Mohini." Lanjut Ananya yang juga masih bingung berfikir.

Abhi menjentikkan jarinya sambil menatap Ananya berbinar, seolah telah berhasil memenangkan sesuatu.

"Ada apa?" tanya Ananya heran.

MUSHKIL PYAAR [Completed] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang