Kau datang dengan membawa setumpuk penuh cahaya jingga di matamu
Merogoh masuk kedalam gelap pekat kelopak mataku
"simpan saja dulu, aku diburu waktu" katamu
Aku melihatmu terseok-seok di lorong hampa menuju gelap
kau dan hitam saling menguasai,
memaki jingga matamu yang mulai redup.
redup, menghilang
menenggelamkan ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
TEMPIAS KATA
PoetrySeperti Tempias air hujan, kata kata ini pun hanya sepercikan saja.
