Yuta terus memandangi ponselnya yang penuh dengan postingan Jaehyun dan Rosé yang tampil saat pensi tadi. Dia kali ini tak menonton pensi yang biasanya dia akan menonton di barisan paling depan, karena tahun ini berbeda, Rosé telah bersanding dengan Jaehyun, Yuta tak mungkin mencegahnya karena Yuta sekarang bukan siapa-siapanya. Begitu melihat Rosé, Yuta selalu teringat semua kenangan yang pernah mereka alami saat mereka masih pacaran, mulai dari menonton film horor yang tak disukai oleh Rosé karena Yuta itu jail, mentraktir makan Rosé ketika dia badmood sampai membeli banyak ikan hias untuk ditaruh di akuarium rumah Rosé dan tak lupa rumah Yuta juga. Di sekolah hubungan mereka memang tak terlalu menonjol, tapi jika sudah di luar sekolah, hmm semua mata akan tertuju dengan mereka berdua karena mereka adalah pasangan yang gokil karena mereka suka asik sendiri tanpa peduli yang lain sampai pada akhirnya Rosé memergoki Yuta sedang memukul saudaranya hingga terkapar, Rosé benci dengan sikap Yuta yang seperti itu dan meminta putus ke Yuta. Rosé menjauhi Yuta yang padahal dari pihak Yuta sendiri belum mengiyakan tapi Rosé kekeuh dan tetap menghindari Yuta.
"Kamu mau nginep disini?"
Yuta tersentak karena dia lupa menyadari jika sedari tadi dia mengajak Sowon menemaninya untuk menghindari acara pensi itu.
"Maaf"
"Gak perlu, aku bakal buat kamu ngelupain dia, jangan khawatir aku pasti bisa" Sowon menguatkan Yuta sembari menyemangati dirinya sendiri agar dapat menggantikan sosok Rosé di hati Yuta.
Yuta tersenyum "Makasih"
Sowon mengangguk lalu memberi Yuta 2 kaleng minuman untuk dipilih, sekaleng bir dan yang satunya sekaleng cola.
"Apa maksudmu?"
"Pilihlah"
Yuta hampir saja memilih bir jika Sowon tak segera membuangnya asal
"Sekarang malam, berani-beraninya kamu milih bir hmm"
Yuta tertawa seadanya dan mengambil cola "oke, baiklah makasih minumnya" Sowon senang melihatnya, Yuta tak sedingin biasanya.
"Kamu gak minum?"
"Udah tadi pas kamu ngelamun"
"Selama itukah?"
"Menurutmu?"
"Haha, maaf, dia terlalu spesial"
Sowon tersenyum dengan tatapan mengarah luas ke danau di dekat mereka, Yuta yang menyadari tak ada sahutan akhirnya menatap Sowon
"Mencintai itu mudah, beda dengan dicintai"
Miris memang ketika orang yang kita cintai bercerita tentang orang lain yang sangat dicintainya juga.
"Percayalah, aku juga akan mencoba" Yuta menggenggam tangan Sowon berusaha meyakinkan, Sowon tetap tak bergeming.
"AAKH!" Yuta teriak tepat di telinga Sowon dan Sowon menoleh
cup—
"makasih untuk malam ini, aku juga bakal usaha"
TBC.
KAMU SEDANG MEMBACA
(Boy)friendable | NCT #127
FanfictionPara remaja labil yang dihadapkan perihal masing-masing kisah cinta mereka. [ft. Winwin] Started 2020, July 7th Cover by: ©Redbubble on Pinterest
