BL "2"

796 84 6
                                        

Irene dan teman2nya berada di cofee.

"Bukankah besok akan ada perlombaan di sekolah" gumam jennie

"Bajaayeo. Ah, bukankah siswa bawah yg melakukannya" gumam sana

"Aku akan melempar bola ke wajah salah satu siswa rendahan itu" tawa irene

"Cull! Satu diantara kita akan melakukannya" ucp yeri

"Ada satu yg tampan dan berwajah turis, aku ingin mendekatinya" ucp jennie

"What? Yaa mereka kelas bawahan"

"Gwinchana, kita mainkan seperti waktu SMP dlu"

"Hahah, cull. Aku akan bertaruh pada mobilku" ucp sana

"Keurae"

"Siapa yg paling pintar di kelas bawah?" Tny irene

"Sebentar" ucp sana memperlihatkan list nama kelas bawah.

"Son Seungwan" ucp sana memperlihatkan data diri wendy.

Irene melihat.
"Oo? Sepertinya aku pernah melihatnya dirumahku" gumam irene

"Woah, ingatan irene unnie kembali"

"Annidae, ngapain dia dirumah mu unnie?"

"Anak pelayan dirumah" ucp irene

"Wah, daebak. Padahal dia keturunan bule" tawa jennie

"Lihatlah, jangan dekati dia jennie ah, levelmu rendah" tawa yeri dan sana bersama irene

"Aku hanya ingin memanfaatkannya" tawa jennie

Keesokan harinya.

"Seungwan ah, ini sarapan dlu. Sebelum jam 6 masih sempat" ucp eommanya

"Arasso eomma."

"Eomma harus kembali ke dapur. Habiskan dan itu ada uang jajan untkmu"

"Eomma aku tdk butuh uang"

"Gwinchana, eomma memasukkan uang ditabungan untk kuliahmu. Cepat habiskan. Nanti putri tuan besar akan melihatmu lagi" ucp eomma

Wendy membawa makanan nya untk ia makan di sekolah.
"Aku pergi eomma annyeong" ucp wendy bergegas ia melihat2 kearah rumah dan kamar irene kemudian ia berlari kearah pintu pagar.

"Hoaam!" Gumam irene masih mengumpulkan roh2 nya.

Irene menatap kearah lemari. Sudah tergantung rapi pakaiannya.
Ia lihat jam.

"Hah, apa yg harus aku kerjakan disekolah" gumam irene duduk dan menuju kamar mandi

Srett.
Menarik handuk. Menggosok gigi lalu membasuh wajahnya

"Sudahlah mom, irene sudah besar. Kenapa terus khawatir?" Gumam tiffany

"Adikmu harus checkup ke dokter" ucp mom

"Lagian, kenapa juga dulu waktu irene kecil dibiarkan bersama anak pelayan itu" gumam Fany

"Jangan berkata begitu. Sudah!" Marah daddy

Semua diam

"Mom,dad. Unnie?" Ucp irene duduk sarapan

"Apa kepalamu masih sering sakit sayang?" Tny mom

"Anni mom, kemarin saja karena aku tidak makan apapun" tawa irene

"Baiklah, ini sarapanlah" ucp mom

Irene memakan sarapannya.
"Mom dad. Aku pergi duluan" ucp fany

"Baiklah, hati2 sayang" ucp mom

Beauty LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang