Agnes sedang membaca buku sejarah di kursi sudut sekolah, kebetulan setiap kali jam istirahat ia slalu menghabiskan waktu untuk membaca buku.
Mamah tirinya juga menyiapkan sendwich untuk bekal Agnes, jadi ia tidak perlu ke kantin.
Saat itu Langit tak sengaja lewat, Agnes yang melihatnya buru-buru menahan Langit.
"Tunggu kak" ucapnya menahan langkah Langit pergi
Langit menghentikan langkahnya lalu menoleh pada Agnes, pria itu menaikan satu halisnya seolah bertanya ada apa.
Buru-buru Agnes menghampiri Pria es itu, dan berdiri tepat di hadapannya, "Mulai sekarang aku panggil kamu kak Langit, dan aku udah tahu kalau kamu punya kemampuan yang sama kaya aku kan?"
"Terus?"
"Mau gak bantu aku buat mecahin misteri sekolah ini? Apa kamu tahu si--"
"Gua duluan" Langit pergi begitu saja dari hadapan Agnes.
Tetapi Agnes tidak menyerah sampai disitu, ia terus mengekori Langit.
"Aku mohon mau ya?"
"Kamu pasti tahu kan tentang sekolah ini?"
"Kak langit?"
"Kak?"
"Kakak pasti tahukan semuanya?"
Langit menghentikan langkahnya, lalu kemudian menatap jengkel ke arah Agnes, "Mata batin gua udah di tutup, gua cuman bisa ngerasain!" Ucapnya dengan wajah flet lalu berlalu pergi
Agnes hanya melohok di tempatnya, ia jadi bingung sendiri siapa yang akan menolongnya? sebab sunder bolong itu beberapa kali muncul di hadapannya seolah mau menerkamnya.
Ya, Agnes akan di jadikan tumbal untuk kesekian kalinya.
Tiba-tiba Samsiyah datang, lalu berdiri di samping Agnes, "Kevin mungkin bisa bantu kamu hehe"
Seketika Agnes menoleh, ia memutar bola matanta malas, "Kevin? Dia itukan pria yang tidak waras! Aku juga tak ingin bicara dengannya!"
"Kalian kan pacaran udah satu minggu? Masa tidak saling bicara? Ayolah. Mulailah mencintainya agnes, dia tidak begitu buruk untukmu"
Tak ingin mendengar apa yang di maksud oleh Samsiyah ia segera berlalu pergi.
Saat berjalan di koridor sekolah, tiba-tiba Enjeli selaku gadis yang waktu itu Agnes lihat di parkiran sedang berciuman dengan Kevin, kini ia berdiri menantang di hadapan Agnes bersama dengan kedua temannya.
"MAU KEMANA LO?" Sewotnya
"Maaf kak permisi, aku ada kelas"
Enjeli memang kakak kelas di sekolah itu, tapi mengapa bisa ia mau dengan Kevin yang selaku adik kelasnya? Entahlah Agnes juga tak ingin di pusingkan dengan hal yang sama sekali bukan urusannya.
"Lo ceweknya Kevin kan?" Tudingnya
"Bu-bukan"
"Kata Bobo sama Ical, lo ceweknya?"
"Gak! mereka bohong"
"JANGAN BOHONGIN GUA TOLOL ATAU LO BAKALAN GUE MAMPUSIN SEKARANG JUGA!" Gadis itu mencekik Agnes sampai Agnes sulit bernafas.
Seketika Yokaki datang, kemudian ia merasuki tubuh Agnes. Mata Agnes melotot menyeramkan menatap tajam ke arah Enjeli lalu menepis kasar tangan yang mencekiknya.
Mendorong Enjeli sampai tersungkur keras ke lantai, kedua teman Enjeli melohok tak percaya lalu tanpa berbasa-basi teman-temannya meninggalkan Enjeli sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sad Ghost ✓
HorrorIni adalah cerita horor comedy. Walaupun sering kali setiap chapternya membuat kalian tertawa, tapi alurnya jelas dan membuat kalian semakin penasaran. [ Deskripsi ] SMA samudra, merupakan sekolah nomer satu yang paling terkeren untuk daerah jakarta...
