SG 03 | Markas

7.1K 1.2K 115
                                        

Mana nih yang nunggu UPDATE-an dari SAD GHOST? Acungkan bulu keteknya kawan!

**

Setelah menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk belajar di sekolah, kini saatnya bel pulang berbunyi dan semua murid di kelas berbondong-bondong keluar kelas untuk segera pulang.

Ada yang langsung pulang ke rumah, ada pula yang masih nangkring di kantin ataupun di warung sebelah, dan ada pula yang sedang nyempil di pojokan sambil isep-isep rokok.

Mengapa mereka sangat betah sekali di sekolah? dan tidak buru-buru pulang? Tentu saja itu ulah sad ghost yang menggoda murid-murid kurang iman agar tidak buru-buru pulang.

Hantu-hantu berGENG itu memang usil, terkadang mereka usil menarik kolor Pak Guru, kadang-kadang pula menjahili murid-murid di sekolah dengan cara mengikatkan tali sepatu mereka pada tali sepatu teman-temannya, hingga membuat mereka terjatuh secara bersamaan.

Ada yang melihat keberadaan Sad ghost, ada juga yang cuman sekedar merasakannya.

Ada yang terbiasa dengan keberadaan mereka, ada pula yang tak sanggup sampai keluar sekolah.

Tapi yang lebih menjadi misteri, setiap setahun sekali ada saja yang tewas. Entah itu karna bunuh diri, atau tiba-tiba menderita penyakit-penyakit aneh yang tidak masuk dalam logika.

Entahlah sebenarnya ada apa dengan SMA Samudra? dan mengapa hantu-hantu konyol itu belum bisa pulang ke alam sesungguhnya?

Saat Agnes hendak pulang dan melewati parkiran, Agnes melihat jelas ada Kevin yang sedang anuan. Maksudnya, sedang berciuman dengan gadis yang memakai baju seragam yang sama, Agnes tidak mengenalnya tetapi ia juga tidak mau ikut campur.

"Dasar cowok bandel" Umpatnya lalu berlalu pergi.

Jarak menuju jalan raya memang cukup melelahkan, karna tidak ada angkutan umum yang boleh masuk ke dalam gang besar menuju SMA samudra itu.

Agnes berjalan sendirian dengan Yokaki di sampingnya.

Sebenarnya Agnes ini bukan orang tak mampu, justru rumahnya mewah dan besar. Hanya saja semenjak ayahnya menikah lagi dengan wanita lain, Agnes tidak di perbolehkan oleh ibu tirinya untuk membawa mobil mewah.

Ibu tiri'nya tidak jahat, hanya saja tegas dan tidak suka di bantah.
Agnes juga tidak pernah di suruh yang bukan-bukan seperti kebanyakan film ibu tiri yang kejam, Agnes hanya di suruh menuruti apa yang seharusnya saja oleh ibu tirinya.

Alasan Agnes tidak di perbolehkan membawa mobil, karna menurut ibu tiri'nya itu terlalu berlebihan sebab Agnes baru duduk di bangku SMA.

Agnes memang gadis yang slalu di manja oleh Ayahnya. Wajar saja jika ia tidak terbiasa berjalan kaki dari gang sampai jalan raya walaupun hanya beberapa kilo meter saja. Itu sebabnya ibu tirinya mengajarinya sebagaimana hidup tidak atas dasar kekayaan jadi perlahan ibu tirinya mengajari Agnes mandiri.

"Hufhh aku males naik angkutan umum. Aku pingin naik taxi tapi tante yesi melarangnya!" gumam Agnes kesal

"Udah jangan kebanyakan ngeluh. Mending terbang ama gua ayok"

"Emang bisa?"

"Ya enggaklah. Gua cuman bercanda hehe"

Agnes memutar bola matanya malas, padahal ia sudah merasa senang apabila bisa terbang ke atas langit dan buru-buru sampai rumah. Tapi rupanya Yokaki hanya sekedar bercanda, menyebalkan sekali hantu itu!

Tiba-tiba motor berisik yang tadi pagi Agnes dengar mulai mendekat ke arahnya dan benar saja berhenti tepat di hadapannya.

"ISH BERISIK BANGET SIH!" Agnes menutup kupingnya rapat-rapat tak mau mendengar suara knalpot motor berisik itu, siapa lagi jika bukan kevin dan geng Vespa'nya itu.

Sangat meresahkan.

"Oh lu ngehina motor kesayangan gua berisik? Daripada lu naik angkot"

"Ngapain kamu berhenti disini kalau niatnya mau ngehina aku?"

"Ngapain lu bilang? Hei lu punya hutang sama gua!"

"Hutang? Hutang apa?"

"Soal tadi gua yang menang, jadi lu kalah dan lu harus lakuin satu hal yang gua mau"

"Kamu gila? Kita seri! Gak ada yang kalah, gak ada yang menang"

Kevin menarik kunci motornya lalu turun dari motor, sementara teman-temannya di belakang ikut mematikan mesin motornya lalu hanya menjadi penonton.

Kevin berbisik tepat di hadapan telinga Agnes, "Lu tadi liat gua ciuman kan? Jadi lu harus di hukum!"

Agnes membulatkan matanya tak percaya, bagaimana bisa Kevin mengetahui hal itu?

"Ka--kamu?"

"Karna lu berbuat tindakan gak sopan jadi ya harus di hukum!"

"Aku bakalan laporin kamu ke kepala sekolah"

"Silahkan kalau lu berani, lu gak liat temen-temen gua garang semua. Mau di jadiin tumis oncom atau di jadiin bahan enaena?"

"Enaena itu apa?"

"Yaampun polos banget kaya kertas HVS. Udah buruan sekarang ikut gua!" Kevin menarik paksa tangan Agnes.

Agnes berteriak-teriak pada Yokaki agar Yokaki membantunya, tetapi teman hantunya itu malah menghilang begitu saja.

Seperti biasa, Yokaki kan sekarang punya gebetan jadi ya ia pergi menemui gebetannya.

**

Rupanya Kevin membawa Agnes ke markas.

Tapi tunggu, mengapa tempatnya aneh sekali menurut Agnes.

Banyak botol-botol minuman keras yang tidak Agnes ketahui, Agnes pikir itu botol kecap. Tapi Ia tidak mau bertanya pada Kevin, takut-takut di sebut Nora.

"Kamu mau apa ajak aku kesini? Ini tempat apa? Aku mau pulang!"

"Sutt udah diem!" Kevin menarik paksa tangan Agnes.

Teman-teman Kevin turun dari motor lalu kemudian duduk di tempat yang memang tersedia.

Tapi tunggu dari kelima temannya Kevin ada satu orang yang membuat Agnes bingung, mengapa pria itu nampak pucat seperti orang sakit?

"Kamu kalau sakit pulang aja, ngapain ikut nongkrong?" Kata Agnes seraya menoleh pada pria itu

Tiba-tiba teman-teman Kevin yang lainnya nampak bingung dengan sikap aneh Agnes.

"Lu ngomong sama siapa?" tanya Bimo selaku salah satu temannya Kevin

Pertanyaan yang bimo lontarkan seolah mewakili ketiga teman Kevin lainnya yang juga ikut penasaran dengan prilaku Agnes.

"Loh itu sama temen kalian" Agnes menunjuk pada pria yang duduk di pojokan.

"Lu bisa liat gua?" Kata Pria itu.

Sontak saja Agnes tersadar bahwa Pria itu bukanlah manusia.

"Gak jelas orang gak ada siapa-siapa juga! Buruan ikut gua--" Kevin menarik paksa Agnes masuk ke suatu ruangan.

Mau apa Kevin itu?

Jangan-jangan...




Jangan-jangan....

Penasaran gak?

Udah vote belum?

Udah?

Udah?

Komennya mana?

Sad Ghost ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang