Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jaehyun
__________
"Kakak! Makan dulu sayang, jangan lari-lari gitu ah nanti jatuh nak" Peringat mama Lisa yang sedang membawa semangkuk nasi dan sayur bening di tangannya, menegur putranya yang sedari tadi lari-larian dari ruang kerja Jaehyun ke ruang TV. Ya gitu aja bolak-balik bikin Lisa was-was jadinya.
"Mama icut akak ke cana ya, luang kelja papa" ucap Kak Jihoon bicara kepada mamanya, kata kak Jihoon Lisa disuruh ikut dia ke ruang kerja papa Jaehyun. Lisa lantas menganguk lalu menaruh mangkuk tadi ke meja dan mengikuti langkah sang anak yang menariknya ke ruang kerja suaminya itu.
"Kenapa kak, ada apa di ruang kerja papa?" Tanya Lisa menjajarkan tubuhnya di hadapan sang putra. Sang anak memperagakan membuka pintu yang dikunci itu.
"Buka duyu, nanti jiun tasi tau" ucap kak Jihoon, lalu Lisa membuka pintu tersebut dan Jihoon langsung lari ke arah gitar yang terpajang di dinding dekat sofa yang ada di sana.
"Mama ambiy gitay nya ambiyinn" pekik Jihoon semangat, astaga kok bisa se-semangat ini sih anaknya. Dari tadi Lisa sendiri juga bingung kenapa sih sama anaknya ini.
"Ini sayang, terus mau diapain gitarnya hm?" Lisa ikut duduk di lantai bersama Jihoon dan memperhatikan sang anak yang sedang memetik asal gitar di depannya. Dilihat dari tadi Lisa bisa menyimpulkan sepertinya anaknya ini suka dengan gitar.
"Kakak suka gitar ya?" Tanya Lisa membuat Jihoon yang tadi serius langsung menghadap ke arah Lisa lalu menganguk cepat.
"Cuka gitay, tapi jali jiun cakit. Kayo di giniin, auhh cakitt" Jihoon memperagakan memetik gitar dengan jari mungilnya itu. Lisa yang melihat hanya tertawa kecil melihat tingkah anaknya yang menggemaskan itu.
"Wah kak! Mama punya ide, gimana kalau habis makan siang kita keluar beli gitar?!" Tanya Lisa membuat kedua bola mata Jihoon berbinar-binar, tanpa basa-basi Jihoon langsung menggandeng tangan Lisa lalu membawa tubuh sang mama ke ruang TV tempatnya mangkuk tadi di taruh.
"Astaga pelan-pelan kak," Lisa terkekeh. Setelah ada sekitar sepuluh suapan akhirnya makan siang habis, setelahnya mereka berdua berganti pakaian untuk bersiap siap untuk pergi ke toko mainan.
"Bentar ya mama telpon uncle sopir dulu, itu topinya kakak jangan lupa dipakai" peringat Lisa sembari menelepon sopir pribadi keluarga Manoban. Setelah menunggu hampir sepuluh menit akhirnya mobil tiba, dan ada mobil dibelakangnya. Saat dilihat, oh ternyata suaminya. Tumben masih siang sudah pulang.
"Loh yang, kamu mau kemana sama kakak?" Tanya Jaehyun di depan mobilnya, heran aja biasanya Lisa nggak mau keluar siang bolong begini apalagi ngerepotin keluarganya lagi.