pikiran ketika di WC atau kamar mandi

120 15 4
                                        

Pukul 9 malam, ah sial para trio kamaboko tidak ada disini, bahkan sepertinya sabito atau siappun itu tidak kesini.

Ingin rasanya menelpon pacar lalu bilang kalau aku tengah bosan, tapi baru ku ingat ingat lagi, nobuk tengah sibuk akan rancangan lagu barunya dan belum tentu ia mau ngobrol dengan ku di angkringan ini.

Hah, ku ingat masa lalu dimana band kecil kecilan terbentuk yang terdiri atas aku sebagai bassist, Makomo di drum, Sabito di gitar, dan pacarku di bagian vokal.

3 album sudah kami rilis secara indie, dan pada akhirnya harus vakum hingga 6 tahun lamanya, ah entahlah sekarang masih bisa nge-band lagi atau tidak, mengingat si drummer dan gitaris tengah berbulan madu ria, nobuk masih asik dengan proyek Solonya dan ku rasai ia yang paling terkenal di bandingkan aku dan kawan lainnya.

Sementara aku, membuka angkringan kecil ini karena aku masih sayang dengan bass milikku.

Angan angan nostalgia lantas kembali ke dalam kepalakku, proses jamming, manggung, hingga debaran hati tatkala album di rilis ke pasar. Ingin rasanya kembali ke tahun tahu menyenangkan itu dan kembali ke diri ini yang hampir genap berusia 26 tahun.

Tanpa angin tanpa badai, rasa rasa alam mulai menguasai perut.

Brat!,Bret!,brut!. Suara indah yang keluar dari lubang belakang.

Kamar mandi dan WC??, Oh janhan khawatir di sudut lapangan ini sudah tersedia dengan rapih dan apik, meski harus ngeri karena sumur di sekitaran WC.

" Anjing, kenapa baru sekarang keluarnya?!."

Ku berjalan, ah bukan aku berlari terbirit-birit karena sudah tidak tahannya akan BABE yang aku tahan dari zaman megalitikum.
Ku tutup pintu kamar mandi dan kunyalakan lampu remang kekuningan khas bohlam bulat, dan tentu saja ku lakukan pose jongkok khas para pem-boker handal kebahagiaan kampung yang selalu buang air di Empang atau di kali.

" Posisi sudah jongkok sempurna, sekarang saatnya buat overthingking."

Otakku mulai berputar kembali mengingat ngingat kembali teori teori indah bak mencengangkan, hingga akhirnya aku temukan dengan sengaja.

Pernahkah kalian berpikir, apa mungkin Jakarta di bangun oleh alien?.

Aku tak mau mengsuik ketentraman si ibukota negara ini dan mengusik si kota tempat berada si musik keroncong, namun aku puny banyak sekali hal hal yang aku ingin tanyakan kepada kalian semua.

Mengapa Jakarta yang dulunya bisa bisanya ramai akan manusia manusia dari berbagai suku?, Ini pasti ulah alien. Ya aku sangat yakin akan hal itu!, Jakarta pastilah di kasih sebuah magnet raksasa agar semua orang mau berkumpul, berdagang, dan menjadi priyayi disana!.

Namun kembali aku gunakan akal kekanhan di otak kiriku dan hasilnya malah jawaban jawaban logis mengapa Jakarta ramai.

Kemudian aku ingat ingat lagi teori konspirasi yang lainnya yang cukup seru, lagipula si tai belum juga keluar dari lubang belakang.
Kemudian aku teringat akan lelucon lawas dari teman masa SMPku, yang berkata, " Jika memperkosa anak setan. Di benci oleh setan dan tuhan, lantas mengapa setan masih di jadikan simbol kejahatan?."

Dan lagi ada pertanyaan paling membingungkan lainnnya yaitu: " orang orang transgender nikahnya sama cewek atau cowok?."

Terus ada lagi yaitu: " Kalau orang atheis lagi di dalam keadaan mencekam seperti pesawat jatuh, mereka berdoa kepada siapa?".

Atau: " kalau DPR dipenuhi sama orang orang korup, kok belum di hapus dari sistem pemerintahan?".

Atau yang benar benar konspirasi: " apa benar imam besar panasdalam pidi Baiq adalah dilan yang diceritakan?."

Ah semuanya masih saja dan terus saja abu abu, tidak ada yang benar benar hitam dan putih. Tidak ada yang benar benar teori konspirasi yang betul hitam dan betul putih. Semuanya tampak susah untuk di ucapkan dan di pikirkan secara nalar dan imajinasi, terlalu banyak pikiran bisa bisa hancur mentalmu.

Pluk....pluk....pluk...

Baiklah aku tak akan menceritakan bagian ini karena terlalu menjijikan jadi silahkan skip saja.

Selesai dengan proses overthingking dan hajat alam, aku kembali ke angkringan dan sama seperti yang aku alami sebelumnya yaitu ' bosan', hingga akhirnya dalam hati aku berkata.

' tadi di kamar mandi aku mikirin apa ya?'.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

( Kisah ini Thor thlisa berdasarkan pengalaman paling anying yang selalu Thor alami kala di kamar mandi).

TBC.

Angkringan Time. KNY VERSION { Revisi}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang