HAPPY READING
" Seburuk apapun awal pertemuan kita , jika itu kamu aku tak akan melepaskan mu lagi ".
Zevano Antarsya adhitama
.
.
.
.
.
Bughhh
Semua mata tertuju ke sumber suara yg berasal dari samping lapangan voli
“ bangsattt “ umpat Vano “ Siapa yg kurang ajar nglempar bola ke kepala gue anjink “ lanjut Vano dengan nada marah
“ Woy pada bisu semua , jawab napa “ sentak Rikki marah
Sementara itu Dellia tertegun melihat bahwa orang yg kena bola
adalah Vano , tanpa sadar dia berjalan mendekat ke sumber suara“ i-it-tu saya minta maaf nggk sengaja “ ucap Dellia terbata bata .
“ kalo lo nggk bisa maen Voli nggk ush sok- sok an maen bikin celaka orang Tau nggk lo “. Ketus Vano dengan posisi wajah yg tepat di depan wajah Dellia“ gue bisa kk maen, Cuma tadi meleset aja nggk sengaja “ jawab Dellia tak Terima , dengan memundurkan posisi badan nya agar tak terlalu dekat
“ Ck “ decak Vano sambil menarik Dellia pergi
“ eh lu , ngapain tarik tarik tangan gue , goblok “. ucap Dellia brontak namun tak mendapat respon dari Vano
🐾
“ Untuk nebus kesalahan lo, sekarang lo obatin jidat gue yg lebam gara gara lo “ ucap Vano
“ gak mau, kan disini ada dokter kenapa harus gue! “
Bantah Dellia" Oh jadi lo gak mau, ha? ". Tanyanya sembari memperlihatkan tatapan tajamnya yg membuat Dellia menelan salivanya,
" Ya, gue gak mau, gue kan juga gak sengaja, lo juga ngapain nyelonong masuk kedalam lapangan ".
Mendengar hal itu Vano menggeram kesal menahan amarah yang hampir memuncak
" Obatin atau lo gak bakal bisa keluar dari pintu UKS ini ".
" Bodo amat gue gak takut, lagian lo juga bukan presiden, sok sok an ngatur orang ".
" Lo ".
" Huh, Oke gue obatin, santai dong katanya ketua geng besar masa gitu aja mau nangis cih ". Cibirnya sembari mengobati dahi Vano kasar
" Woy, bangke lo!! Yang bener kalau ngobatin, dan jangan fitnah siapa juga yg nangis ".
" Oh jadi lo gak nangis,lo kuat kan, nih mampus lo ".
Geramnya menekan keras luka di dahi Vano
" Ouch, Anjir lo ".
" Gue pergi, dasar gak tahu Terima kasih, udah di obatin juga ". Kesalnya meninggalkan UKS
" Dasar gadis gila, bar-bar, apes banget gue ketemu dia ". Dengusnya.
🐾🐾🐾🐾
“ Assalamu’alaikum ma, lia pulang “ ucap Dellia dengan langkah gontai nya.
“ Walaikumsalam non “ jwab Bik Ira.
“ loh Bi, mama belum pulang? “ tanya Dellia ke Bik Ira

KAMU SEDANG MEMBACA
VANLIA
Teen Fiction" Kamu telah mengganti mimpi buruk ku dengan mimpi indah , kemarahan ku dengan ke bahagiaan dan kebencian ku dengan Cinta ". By : Zevano Antarsya Adhitama " Cinta sejati itu bukan berarti tidak bisa terpisahkan , itu hanya di pisahkan namun Tak ad...