Duaa🐾

49 49 82
                                    

HAPPY READING



" Seburuk apapun awal pertemuan kita , jika itu kamu aku tak akan melepaskan mu lagi ".

Zevano Antarsya adhitama
.
.
.
.
.



B

ughhh

Semua mata tertuju ke sumber suara yg berasal dari samping lapangan voli

bangsattt “ umpat Vano “ Siapa yg kurang ajar nglempar bola ke kepala gue anjink “ lanjut Vano dengan nada marah

“ Woy pada bisu semua , jawab napa “ sentak Rikki marah

Sementara itu Dellia tertegun melihat bahwa  orang yg kena bola
adalah Vano , tanpa sadar dia berjalan mendekat ke sumber suara

“ i-it-tu saya minta maaf nggk sengaja “ ucap Dellia terbata bata .     
   
“ kalo lo nggk bisa maen Voli nggk ush sok- sok an maen bikin celaka orang Tau nggk lo “. Ketus Vano dengan posisi wajah yg tepat di depan wajah Dellia

“ gue bisa kk maen, Cuma tadi meleset aja nggk sengaja “ jawab Dellia tak Terima , dengan memundurkan posisi badan nya agar tak terlalu dekat

“ Ck “ decak Vano sambil menarik Dellia pergi

“ eh lu  , ngapain tarik tarik tangan gue , goblok “. ucap Dellia brontak namun tak mendapat respon dari Vano

🐾

“ Untuk nebus kesalahan lo, sekarang lo obatin jidat gue yg lebam gara gara lo “ ucap Vano 

“ gak mau, kan disini ada dokter kenapa harus gue! “
Bantah Dellia

" Oh jadi lo gak mau, ha? ". Tanyanya sembari memperlihatkan tatapan tajamnya yg membuat Dellia menelan salivanya,

" Ya, gue gak mau, gue kan juga gak sengaja, lo juga ngapain nyelonong masuk kedalam lapangan ".

Mendengar hal itu Vano menggeram kesal menahan amarah yang hampir memuncak

" Obatin atau lo gak bakal bisa keluar dari pintu UKS ini ".

" Bodo amat gue gak takut, lagian lo juga bukan presiden, sok sok an ngatur orang ".

" Lo ".

" Huh, Oke gue obatin, santai dong katanya ketua geng besar masa gitu aja mau nangis cih ". Cibirnya sembari mengobati dahi Vano kasar

" Woy, bangke lo!! Yang bener kalau ngobatin, dan jangan fitnah siapa juga yg nangis ".

" Oh jadi lo gak nangis,lo kuat kan, nih mampus lo ".

Geramnya menekan keras luka di dahi Vano

" Ouch, Anjir lo ".

" Gue pergi, dasar gak tahu Terima kasih, udah di obatin juga ". Kesalnya meninggalkan UKS

" Dasar gadis gila, bar-bar, apes banget gue ketemu dia ". Dengusnya.

🐾🐾🐾🐾


“ Assalamu’alaikum ma, lia pulang “ ucap Dellia dengan langkah gontai nya.

“ Walaikumsalam non “ jwab Bik Ira.

“ loh Bi, mama belum pulang? “ tanya Dellia  ke Bik Ira

VANLIA  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang