Café Rogue, Distrik Yongsan. 02:28am.
"Oh? Kau Yoongi? Min Yoongi?! Anak Min Hansoo, pemilik Min's Group?!" shock Chris, oh ayolah, siapa yang tidak kaget jika orang yang seharusnya menjadi targetmu malah menjadi rekan kerjamu?
"Ya, begitulah," cetus Yoongi singkat, ia sendiri tak menyangka misi yang diberikan oleh Ketua Lee adalah membantu 2 agent rahasia CIA untuk menjaga anak-anak konglomerat Korea dari rencana pembunuhan oleh para mafia.
Merasa risih, ia melirik Chris yang ternyata menatapnya dengan tatapan tak terbaca. "Ada apa dengan matamu?" Yoongi bertanya sarkas, "Aku juga tidak tahu kalau aku adalah targetmu, kan?!"
"Uhm... tidak, bukan begitu aku hanya kaget. Ini seperti sebuah kejutan, tapi menguntungkan. Seperti serendipity? Ha...ha...ha.." Chris tertawa paksa, mencoba untuk mencairkan suasana. Selain karena untuk menenangkan dirinya sendiri yang merasa terintimidasi dengan perkataan lawan bicaranya, juga untuk mencairkan atmosfer ruangan yang sangat serius dan menegangkan. Dia benci suasana tegang, ngomong-ngomong.
Namun sayang, bukannya rileks dan tertawa, Yoongi malah memberikan ekspresi yang seolah berkata, 'Apa yang lucu, dasar gila?!' yang mau tak mau membuat Chris menyengir lebar sebelum kembali ke mode seriusnya.
"Hahh... Oscar pasti kaget mendengar hal ini," lirih Chris yang membuat kening Yoongi berkerut heran.
"Oscar?"
Hening sesaat sebelum Chris memutuskan untuk menjawab, "Yeah, Oscar, rekanku."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Halte bus dekat sekolah, Gangnam Street. 03:43pm.
Oscar berjalan pelan menuju halte bus. Tadi saat baru saja terbangun dari tidurnya dan berbincang sedikit dengan orang yang menolongnya di UKS, Oscar mendapat pesan dari Chris untuk segera pulang ke mansion karena sang rekan baru memintanya untuk bertemu.
Ia mengumpat pelan sembari menunggu bus yang datang sebelum sebuah gerakan mencurigakan mengalihkan perhatiannya. Ia terus menatapnya dengan mata memincing, diam-diam mengeluarkan pisau lipat yang selalu dibawanya.
SET
BRUKK
"Siapa ka- Noah?" gertakan Oscar otomatis terhenti saat melihat orang mencurigakan itu ternyata orang yang ia kenal.
"Shit, lepaskan aku Kim!"
"The fuck, Noah! What the hell are you doing here?!" terkadang, meskipun Noah dan dirinya sama-sama suka melakukan hal gila, Oscar tetap tidak mengerti apa yang bangsawan itu pikirkan. Seperti saat ini! Hell, untuk apa Noah harus mengendap-endap seperti penjahat jika ia bisa dengan normal berjalan ke arahnya? Lagipula, jika Noah hanya ingin menemuinya, ia bisa menunggu di mansion ataupun meneleponnya untuk bertemu! Oscar benar-benar tak habis pikir.
"Aku hanya ingin menemuimu! Kemana saja kau?! Terakhir kali kau mengabariku saat kau mendapat misi di Queenstown, itu artinya sudah lebih dari 3 tahun yang lalu! Sial, reflekmu mengerikan, Kim!" sulut Noah sedikit emosi. Persetan dengan tata krama bangsawan, dirinya sudah kepalang kesal dengan pria di hadapannya ini. Sudah hilang kabar selama 3 tahun lebih, sekarang saat ia rela absen pada pertemuan rutin para bangsawan hanya untuk menemuinya, dirinya malah mendapat kuncian maut dari Si pria Kim.
Sementara Noah sibuk bersungut kesal, Oscar yang menjadi objek umpatannya malah menatapnya tak percaya. Hell, dude! Hanya karena ia tidak menghubunginya selama 3 tahun lebih, bangsawan itu nekat melakukan hal seperti ini? Sinting!
"Hanya karna itu, kau nekat melakukan hal gila tadi? Kau masih normal, kan?"
"Sialan, tentu saja! Aku masih menyukai melon, tau! Aku hanya takut kalau kau menghindariku. Aku tidak ingin kehilangan temanku satu-satunya."
Huft.... kalau sudah begini Oscar bisa apa? Ia juga salah sebenarnya karna terkesan menghindari temannya ini, padahal ia tidak bermaksud seperti itu. Karna jujur saja 3 tahun belakangan ini dia sibuk menangkap para mafia brengsek itu sehingga tak sempat mengabarinya.
"Huftt... baiklah, maafkan aku," ujar Oscar yang membuat Noah melotot. Sungguh si Kim itu jika sudah minta maaf, itu artinya dia benar-benar menyesal. Ia baru saja akan membuka mulutnya ketika Oscar tiba-tiba menariknya menuju sebuah bus yang entah kapan sudah berada di sana.
"Kim! Apa yang kau lakukan? Astaga, berhenti menarik bajuku! Aku bisa berjalan sendiri, sialan!" Noah terus saja mengumpat meskipun Oscar sudah melepaskan tarikannya.
"Cepat."
Satu kata yang keluar dari mulut pria Kim itu berhasil membuat Noah berhenti mengumpat dan mulai mempercepat langkahnya mengikuti Oscar yang sudah masuk ke dalam bus itu.
T.B.C
KAMU SEDANG MEMBACA
EPOCH | VMON Brothership
FanfictionKim Taehyung hanyalah seorang nerd yatim piatu yang tidak jelas asal usulnya. Main cast: Kim Taehyung as Oscar Armstrong a.k.a V Park Jimin as Christian Park a.k.a Je Min Yoongi a.k.a Suga Kim Namjoon ✔Brothership
