Merry go berlabuh di pelabuhan pulau jaya, yakni Setelah kejadian kapal yang jatuh dari langit, log pose Nami yang mengarah ke atas— Pulau langit, Luffy menemukan peta Skypiea dan bersama Sanji dan Zoro menyelam tuk mencari tahu lebih jauh.
Bertemu Masira si monyet. Dimakan Kura-kura raksasa, dan kabur dari raksasa yang sangat besar.
"Gawat. Apa kita yakin kalo mereka berdua bisa kembali tanpa membuat masalah?" Nami bermonolog, ia menatap Zoro dan Luffy yang sudah turun dari kapal.
Usopp ikut menatap pulau yang penuh bajak laut dan kekerasan, "Tempat ini sangat gila. kemungkinan masalah terjadi sangatlah besar" Tambah Usopp resah.
Nami membenarkan.
"Kalau begitu aku ikut.. Luffy, Zoro-kun aku ikut~" Kata Aria lalu melompat dari kapal, menyusul Luffy dan Zoro.
"AH MAKIN BAHAYA!!" Pekik Nami, lalu ikut turun menyusul.
Nami meminta Luffy dan Zoro untuk berjanji tak bertarung selama berada di kota ini.
"Jika kalian buat masalah disini, kita pasti diusir!" Sungut Nami karena Luffy mengucap janji dengan setengah hati.
Aria mengusap dagu berpikir. "Uh, kalian, apakah tidak merasa ada yang aneh? maksudku bukan keributan disini.... tapi ada hawa tak enak.."
Nami bergidik, buru-buru ia merapatkan dirinya ke Aria. "Jangan menakuti!"
"Tidak, Nami. Aku serius.." Aria bergumam. Ingatannya tentang One piece memang tak banyak, hanya peristiwa penting, apalagi arc sebelum mulainya skypiea, Aria ga gitu inget.
BRUK
Seorang pria terjatuh dari kuda tepat didepan Luffy.
"Ah dia jatuh"
"Ya jatuh."
"Sepertinya dia kesakitan."
"Dia kesakitan."
Pria itu meminta bantuan. Luffy dan Zoro mengangkat lalu melemparnya ke kudanya. Tapi kudanya malah lemes juga. Kemudian pria itu menyodorkan seranjang apel, Zoro menolaknya
Tunggu. "Luffy jangan!" Aria memekik
Terlambat, tempat tak jauh dari mereka meledak.
"Tadi ada beberapa orang yang makan apel dari orang aneh, terus lima orang meledak!"
Nami melotot ketakutan, Aria menepuk jidat. Zoro meneguk ludah. Luffy masih ngunyah.
Zoro membuka pedangnya. "Apa maumu?!"
"Tenanglah dia takkan kenapa-napa. Kau orang beruntung." Komentar Pria tersebut dan berlalu.
Luffy mengerjap. "Terus kita kemana sekarang?" ucapnya polos.
Aria menjentikkan jarinya. "Cari penginapan aja. pegel di kapal terus," Komentar Aria sembari membayangkan betapa empuknya kasur sekaligus nikmatnya spa
Nami bersedekap. "Tidak! Kita harus berhemat!" Tutur Nami realistis padahal baru dapet sekotak harta dari Aria.
Aria menghela napas, "Kali ini aku yang bayar, gimana?" Tawar Aria
Mata Nami sontak berbinar. "Aria one-sama!" Ia kemudian merangkul lengan Aria lalu berlarian senang menuju penginapan mahal.
"Wuah! Tempat ini sangat indah!"
Tapi ternyata udah penuh, lebih tepatnya sih di claim sama Bellamy dan kawan-kawan. Untuk menghindari keributan, Nami menyeret Luffy keluar, diikuti Aria dan Zoro. Keluar dari vila tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aria: One piece x OC
Fiksi PenggemarCerita tentang [Name] yang reinkarnasi di dunia One Piece, dan berjuang hidup di kehidupan keduanya sebagai Aria Kitaōji One piece x fem!OC (you) LAGI REVISI, BACA ULANG AJA!!!! Semua karakter dan alur cerita adalah milik Eiichiro Oda, saya hanya me...
