Cerita tentang [Name] yang reinkarnasi di dunia One Piece, dan berjuang hidup di kehidupan keduanya sebagai Aria Kitaōji
One piece x fem!OC (you)
LAGI REVISI, BACA ULANG AJA!!!!
Semua karakter dan alur cerita adalah milik Eiichiro Oda, saya hanya me...
"Nani, kore?" Gumam Aria heran saat setelah terbangun ia mendapati merry go sedang turun dari langit dengan bantuan gurita..
Semua malah cengengesan.
"Aria, apa kau memiliki penyakit anemia? ah.. tapi kalau anemia seharusnya tidak begini.." Kata Chopper sembari sibuk berfikir apa sebab Aria akhir-akhir ini melemah.
Tapi tak lama Aria tersenyum. "Arigatou, Chopper-kun." Ucapnya. "Uh.. sebenarnya tiap aku menggunakan kekuatan medisku. aku juga kena dampaknya.. hanya berlaku untuk yang menyembuhkan orang yg terluka karena pengguna buah iblis, sih."
Chopper menganga. "Kalau begitu jangan sering-sering menggunakannya! soal medis kau tidak perlu khawatir, aku kan dokternya😆" seru Chopper
Aria mengangguk setuju. "Ha'i, Chopper-sensei.."
"Bakayaro ><!!!"
"Guritanya menipis!"
Merry go jatuh dengan cepat saat gurita menyusut habis ke lautan. Tapi siapa sangka jatuh di benteng angkatan laut?
Karena anti urusan sama angkatan laut, Aria memilih teleport ke kapal sahabatnya, Jewelry Bonney.
-ˋˏ ༻❁༺ ˎˊ- "Tepō to Bonney Pirates." -ˋˏ ༻❁༺ ˎˊ-
"Sial, kupikir siapa.. Seharusnya aku tau itu kau," Gadis rambut merah muda yang tak lain adalah Bonney merengut, menaruh kembali pisau ke meja dan kemudian melanjutkan acara makannya.
Sedangkan Aria terkekeh dan ikut duduk di hadapan Bonney.
"Ada apa kemari?" Tanya Bonney malas.
Aria bersender sembari bersedekap. "Kru- ah maksudku Mugiwara sedang bermain petak umpet di pangkalan AL." Jelasnya,
Bonney mengangguk tampak tertarik,
"Aku numpang semalem ya," Ucap Aria lalu berjalan ke ranjang milik lawan bicaranya.
Bonney mengiyakan. "Tapi tumben kesini, gak nebeng ke temanmu yang punya beruang itu?"
"Bepo? maksudmu Law?" Balas Aria
"Iya dia."
Aria menggaruk tenguknya. "Canggung.."
Bonney menoleh. "Huh??"
"Dia... kokuhaku."
"HEEEEE???????"
** btw
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.