Malem guys...
Gimana kabarnya?
Jangan lupa bersyukur yupps
Semangat yang PTS/UTS💪🏻🌸
Jangan lupa kuota full
biar bisa tanya mba google
Canda google 😁✌🏻
Jangan di paksa yak, rileks in aja dulu
Kalau lelah
Baca cerita Ayunidya aja😀😀
Biar jadi semangat 😁
Jangan lupa vote and coment
[HAPPY READING]
"Oh ya, Al! kenal dia kan?" Candra merangkul pundak Yaya. "Ayu adiknya Khayri."
"Oh, kenalin gua Altair Fathurrahman Alfarizi," ucap Altair sambil mengulurkan tangannya.
"Ayunindya." Yaya membalas uluran tangan Altair.
Tanpa aba-aba, Rafqi langsung menarik tangan Yaya dengan posesif nya.
"Yang! pulang yuk!" katanya.
Yaya langsung melototkan matanya karena terkejut. "Rafqi gila! bisa-bisanya lo ngomong aja typo!" pekiknya.
"Yang, yang, kepala lo peyang! gua Ayu, Ayunindya atau..." Yaya mendekatkan wajahnya ke Rafqi, "Yaya," bisiknya.
"Bentar lagi juga jadi sayang," ucap Rafqi santai.
"Ngarep banget masnya." -Yaya.
"Biarin, wlekk!" Rafqi menjulurkan lidahnya, yang kemudian mendapat pukulan maut dari Yaya di lengannya.
"Berisik!" bentak seseorang dihadapan mereka. Rafqi dan Yaya yang tadinya perang pun langsung terdiam.
Beberapa detik kemudian, Rafqi mendekati orang tersebut.
"kalau ga mau berisik, jangan disini, sono lo kekuburan!" protes Rafqi mendorong dada orang tersebut.
"Lo yang harusnya pergi!" ucap orang tersebut cukup dingin. "Kalau pacaran bukan disini tempatnya. Jadi ketua tuh nyontohin yang baik."
"Lo iri?" Rafqi menarik kerah baju sang lawan.
"Gak guna!"
Rafqi mengangkat tangannya guna mengambil ancang-ancang untuk memukul orang tersebut.
Tiba-tiba...
"RAFQI, ALTAIR, UDAH!" teriak Yaya dari belakang Rafqi, kemudian berjalan mendekati mereka berdua. Rafqi reflek melepas kerah Altair.
"Kalian tuh senior disini, harus jadi contoh yang baik. Apalagi lo Rafqi, Lo itu ketua disini." Yaya menunjuk wajah tampan Rafqi. "Gua kecewa sama lo, Qi!" Yaya berucap sambil berlalu meninggalkan mereka.
"Yaya!" Yaya langsung keluar begitu saja tanpa mengindahkan panggilan Rafqi.
Keesokan harinya...
Yaya sekarang sudah ditengah perjalanan, dia sengaja berangkat pagi untuk menghindari Rafqi.
Bukan PD atau gimana-gimana, dia hanya antisipasi saja bila Rafqi datang kerumah menjemputnya.
Jujur Yaya masih marah dengan Rafli karena sikap kekanak-kanakannya kemarin.
Yaya berangkat sekolah melalui jalan lain yang tidak begitu ramai namun jarak kesekolah lebih jauh daripada jalan biasanya, Yaya tidak memperdulikan itu.
🛵🛵🛵
Di perjalanan tiba-tiba motor Yaya terasa oleng, sepertinya ban motor Yaya kempes.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ayunindya (ON GOING)
Teen Fiction[JANGAN LUPA FOLLOW TERLEBIH DAHULU] Jangan lupa vote and coment sebagai bentuk menghargai karya orang lain 😊 inilah kisah masa putih abu-abu seorang anak perempuan dari keluarga yang sangat disegani di kotanya bahkan terkenal hingga luar negeri. N...
