Haiii apa kabar??
happy weekend
Di banding nge-gabut mending baca cerita Ayunindya 🤍
Kan lagi PPKM jadi gak boleh maen keluar😬
Rebahan aja sini🤭
Happy reading guys
Cahaya matahari sore berusaha memasuki celah ruangan yang cukup luas dimana terdapat seorang gadis tengah terduduk lesehan di samping rak buku dengan sebuah bingkai foto di pangkuannya. Salah satu foto masa lalu yang tidak akan pernah ia lupakan.
Untuk kesekian kalinya, wajah seseorang yang cantik jelita dengan hiasan kacamata bulat di matanya kembali terlintas di ingatan Yaya.
"Kalau kita besar nanti, aku berharap kita bisa punya ruang bermain sendiri, terus di sana ada perpustakaan pribadi juga. Nanti pakai rak buku yang nempel di dinding dan hiasannya foto-foto kita. Pasti lucu banget. Gak sabar deh! Pengen cepat besar."
Impian sederhana yang ingin gadis itu wujudkan bersama Yaya sekarang telah tercapai. Yaya telah mengabulkan impian itu.
Tapi rasanya hampa, impian yang terwujud hanya bisa Yaya ceritakan kepada foto yang terbingkai rapi di dinding ruangan tersebut.
Yaya menangis dalam diam. Setelah sekian lama dia berjuang mati-matian untuk mencoba meng-ikhlaskan, menjadi sia-sia dengan hitungan detik saja.
Entah kenapa, setelah Yaya bertemu dengan Key di sekolah tadi, Yaya jadi teringat oleh sahabat kecilnya yang dikabarkan telah meninggal dunia di negara tetangga beberapa tahun yang lalu.
Yaya menarik napas dalam-dalam mencoba mengontrol dirinya sendiri. Dia tidak boleh seperti ini, dia harus menerima segala takdir yang telah Allah berikan.
"Ikhlaskan yang telah pergi Yaya, doakan dia bahagia di tempat yang suci," ujar Yaya pada dirinya.
✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Tidak jauh berbeda dengan seorang Rafqi yang tengah gundah gulana di kamarnya. Entah kenapa, tiba-tiba dia merindukan sosok yang selalu menomor satukannya. Sosok yang sangat cantik dengan kacamata bulat di matanya.
Gadis itu telah meninggalkan Rafqi tanpa kata perpisahan. Sampai saat ini Rafqi pun tidak tahu keberadaan gadis itu. Bahkan sanak saudara nya pun tidak memberi jawaban setiap Rafqi mencari kebenaran.
Rafqi mengusap wajahnya kasar, lalu menatap langit-langit kamarnya sambil berdoa,
"Tuhan beritahu aku kebenaran, apakah cewek tadi siang adalah cewek yang telah lama menghilang? Please Tuhan, jangan biarkan aku seperti ini."
Kemudian Rafqi memejamkan matanya. Dia membiarkan hati dan pikirannya mencerna segala sesuatu yang terjadi padanya.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Pagi ini, Sekolah SMA Taruna Bangsa masih cukup sepi karena ibu kota diguyur hujan semalam suntuk.
Saat ini Yaya sedang duduk membaca novel di taman sekolahnya, sambil sesekali menghirup udara segar di sana.
Yaya terlihat cantik dengan gaya rambut Cepol nya. Apalagi senyum manis menghiasi wajahnya.
Seperti biasanya, Yaya selalu berhasil menyembunyikan segala hal buruk yang mengganggu suasana hatinya. Dia selalu tampak baik-baik saja di depan semua orang. Bahkan di depan keluarganya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ayunindya (ON GOING)
Novela Juvenil[JANGAN LUPA FOLLOW TERLEBIH DAHULU] Jangan lupa vote and coment sebagai bentuk menghargai karya orang lain 😊 inilah kisah masa putih abu-abu seorang anak perempuan dari keluarga yang sangat disegani di kotanya bahkan terkenal hingga luar negeri. N...
