~HAPPY READING~
⚠️⚠️⚠️
"Jen, mau gantian gak?" tanya Hyunjin yang menawarkan bantuan karena melihat Jeno terus menopang tubuh Nancy di punggungnya.
"Gak usah, ntar baju lo basah" balasnya.
"Renjun sama Jinyoung kemana sih? Nyusahain tau ga!" ucap Shuhua kesal.
"Lo tuh nyusahin, udah paling bagus emang ditinggal di aula aja lo!" timpal Eric.
Shuhua melirik Eric sinis. "Gak ngomong sama lo anjing!".
Saat tengah mencari keberadaan kedua temannya itu sembari berjalan menuju kelas mereka. Tak sengaja Chaeyeon melihat sesosok yang ia yakini itu Jinyoung sedang berjalan tak tentu arah di dekat lapangan basket, anak itu terlihat seperti orang kebingungan. Pasti mencari Renjun pikirnya. "Itu Jinyoung tuh!" ucap Chaeyeon sembari menunjuk ke arah Jinyoung.
Langsung saja mereka semua berjalan menghampiri orang yang sedari tadi menghilang tanpa pamit itu.
"Lu gila ya Young, ngapain sih lari kayak tadi? Kalo ada apa apa gimana?!" ucap Felix.
"S-sorry, gue ngejer Renjun tadi, tapi sampe sekarang gak ketemu temu" ucap Jinyoung sembari celingak celinguk berharap dapat menemukan sahabatnya itu.
"Ya gak gitu caranya bego! Yang ada malah bahaya buat lu berdua!" timpal Jisung yang juga ikutan kesal.
"Mending kita taro Nancy di kelas dulu anjir, ini punggung gua udah sakit. Baru abis itu cari Renjun, jangan ada yang mencar kayak tadi lagi!" ucap Jeno.
"Dih, tadi gua tanya mau gantian apa gak, lu bilang gak mau" ucap Hyunjin.
"Dibilang ntar baju lo basah! Kalo gue kan sekalian udah basah" jawab Jeno.
"Yaudah sini gantian sama gua" ucap Jinyoung. Yang lain langsung membantu memindahkan tubuh Nancy ke punggung Jinyoung.
"Emang harus ya di taro di kelas? Kan jauh banget di lantai 3" celetuk Heejin.
"Iya juga gak sih? Mending taro di kelas yang ada di lantai 1 aja" timpal Jaemin.
Jeno berpikir sejenak, tak ada salahnya juga sih. Lagi pula baru ia gendong dari kolam renang ke lapangan saja punggungnya sudah mati rasa, apalagi kalau sampai ke lantai 3. "Bener juga sih"
"Yaudah, kalo gitu berarti kita ga jadi ke kelas nihh?" tanya Sanha.
"Ehh jadi dong, gua mau ngambil barang barang gua, sekalian nyari hp, siapa tau juga di kelas ada benda benda yang bisa kita pake buat ngelawan psikopat itu" timpah Siyeon
"Yakin emang hp kita ada di kelas? Ya pasti udah di ambil sama si gila itu lah" ucap Sunwoo. Tapi, kali ini ucapannya di setujui oleh yang lain.
Akhirnya mereka semua sepakat untuk meletakkan tubuh Nancy di salah satu kelas yang ada di lantai 1. Setelah selesai, mereka semua melanjutkan langkahnya menuju kelas yang terletak di lantai 3. Semuanya berjalan dengan perasaan was was, tak jarang dari mereka ada yang sibuk menengok kanan kiri di tengah perjalanan. Takut ada serangan dadakan pikir mereka.
Setelah sampai tepat di depan kelas, mereka semua bingung karena pintu kelas mereka terbuka sangat lebar, sementara pintu kelas lain tertutup rapat. Mereka curiga bahwa si sosok misterius itu mungkin saja ada di dalam.
"Masuk gak nih?" Tanya Eric was was
"Masuk, tapi pelan pelan yang cewe jangan ada yang di belakang ya!" intrupsi Jeno dan dibalas anggukkan oleh yang lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Class of Bullshit | 00L
Mistério / Suspense[ON GOING] Berawal dari kasus kematian siswi di sebuah SMA elite perlahan membongkar kebusukan teman kelasnya. Kelas yang di anggap paling sempurna justru menyembunyikan beragam kebohongan. Pada akhirnya, nyawa mereka satu per satu dipertaruhkan. Ha...
