15. Next Target

42 5 0
                                        




~HAPPY READING~


"E-er-eric... L-lo a-apain S-s-shuhua?" ucap Felix terbata saat melihat pemandangan mengerikan di hadapannya. Tubuhnya bahkan gemetar hebat.

Eric yang mendengar suara Felix langsung menoleh panik. Raut wajahnya yang menggambarkan ketakutan luar biasa pun tak bisa ia sembunyikan lagi. "L-lix, S-shuhua kenapa Lix? D-dia.... gak bernapas..." ucapnya sembari masih gemetar saat melihat tangannya yang penuh darah.

Siyeon masih terduduk, masih shock dengan apa yang ia liat. Sementara Haechan...

"ERIC LO PEMBUNUH! LO BUNUH SHUHUA!!!" teriak Haechan histeris.

Satu lagi. Satu lagi nyawa hilang yang tak bisa mereka selamatkan.

***

"GUA HARUS BILANG BERAPA KALI SI ANJING. GUA GAK BUNUH SHUHUA!! DIA UDAH DALAM KEADAAN KAYAK GITU WAKTU GUA TEMUIN!" teriak Eric frustasi, pasalnya sejak kejadian di dekat toilet itu, semua orang menyalahkan Eric atas kematian Shuhua.

"YA TERUS BATU DI TANGAN LO ITU APA BANGSAT?! LO BAHKAN GAK PUNYA ALIBI APAPUN BUAT BUKTIIN KALO BUKAN LO YANG BUNUH SHUHUA KAN?!" teriak Sunwoo tak kalah frustasi.

"Gila lo semua kalo nganggep gua yang bunuh Shuhua! Sebenci apapun gua sama dia, untuk apa gua sampe bunuh dia?! Lo semua pikir gua gak sedih? Gimana pun Shuhua mantan gua anjing!" ucap Eric, buliran airmatanya yang jatuh berhasil membuat sebagian dari mereka terkejut.

"J-justru karena dia mantan lo kan Ric?" ucap Heejin tiba tiba.

Eric dengan cepat mengusap air matanya lalu mendongakkan kepalanya dan menatap Heejin. "Maksud lo?" tanya Eric.

"We don't know what actually happened between you and Shuhua. Alasan kalian putus, bisa jadi motif yang kuat untuk lo bunuh dia!" ceplos Heejin ragu, tapi cukup yakin dengan perkataannya.

Eric menatap Heejin sinis, ia merasa diintimidasi sekarang. Tapi ucapan Heejin barusan menurut Eric sudah kelewatan. "Anjing nih cewe" setelah mengatakan itu, Eric langsung melangkah maju mendekati Heejin, hendak memberi satu tamparan di pipi gadis itu. Namun, sebelum tangannya menyentuh pipi Heejin, tangan Eric sudah di tahan terlebih dahulu oleh Jisung.

"Bangsat lo Ric, jangan kasar gini dong! Lo kalo mau ribut sini sama gua anjing!" ucap Jisung tersulut emosi.

"DIEM LO SEMUA!" teriakan itu muncul dari orang yang tak mereka duga, Hwall.

"Gua daritadi diem bukan karena gak tau apa apa ya!" bentak Hwall, anehnya tak ada yang berani mencela ucapannya.

"LO ERIC! Gua denger semuanya, gua denger omongan lo bedua Shuhua tadi siang di gedung belakang sekolah!"

Ya. Ucapan Hwall barusan berhasil mengejutkan mereka semua.

"Ada apa lagi si ini?!" ucap Jeno, lelah.

"Lo sama Shuhua, tau sesuatu soal kematian Yiren kan? Video. Kalian juga ngomongin soal video yang gua gak tau maksudnya apa! Tololnya, kalian berdua lebih milih diem soal ini, karena gua yakin kalian pasti terlibat kan sama kematian Yiren dan nyebabin kita semua ikutan kejebak disini!!" ucap Hwall kesal.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 01, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Class of Bullshit | 00LCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang