pergi?(2)

139 15 6
                                        

     "katanya mau pergi nyari kerajaan Abyss apa itu benar?" Tanya Silvanna yang perlahan membuka selimut yang menutupi bagian kepala.
Hingga tampaklah wajah cantik khas putri Silvanna dengan rona merah di hidung + pipi nya.

     "Kok kamu tahu sih? Kan kakak penginnya pergi diem diem." Tanya Granger sambil tersenyum hangat kepada Silvanna.
     "jawab dulu....baru boleh tanya" ucap Silvanna sambil menutupi kembali bagian kepalanya...."

    "Hah.....iya, kakak mau pergi mencari kerajaan abyss..." Ucap Granger sambil tersenyum.
    "Lama enggak?"tanya Silvanna sambil membuka selimutnya kembali.
    "Enggak kok...mungkin satu sampai dua hari" jawab Granger masih sambil tersenyum.
     "Ya udah....tapi jangan lama lama" ucap Silvanna.
     " Iya...gak lama kok"
     "Ya udah....keluar yok, kamu mau Sampe kapan di kamar terus?" Ajak Granger sambil menurunkan selimut Selimut Silvanna.
     "Hmm....iya deh...ayok" ucap Silvanna sambil memasang wajah merengut...
    Silvanna pun duduk di samping kasur nya...
      "Ih...jangan gitu deh mukanya...lucu tau gak..." Ucap Granger sambil mencubit pipi Silvanna pelan.
      "Senyum dong....gak enak liatnya.."
Ucap Granger sambil beranjak berdiri.
      Granger pun beranjak keluar kamar untuk menunggu Silvanna.
      "Kak...mau ke mana?" Tanya Silvanna sambil memegang tangan Granger.
      "Mau keluar lah....nungguin kamu di luar." Ucap Granger.
     "Sini aja.." pinta Silvanna.
     "Hah?.....kamu kan belum mandi, tengok lah rambut nya kayak nenek sihir...." Ucap Granger sambil terkekeh kecil.
      Silvanna yang mendengar itupun langsung menggembungkan pipinya dan segera mengusir Granger.
      "Ya udah sana....di luar aja...." Ucap Silvanna sambil mendorong tubuh Granger.

  **********************************

     "Miya my darling......where are you?" Teriak Alucard sambil berkeliling di desa para elf.
  

    "Wahai rajaku....ada orang gila berkeliling desa sambil menyebut nama adik anda...." ucap seorang elf di hadapan sang raja, Estes.
     "Pasti Alucard, suruh dia menghadap saya." Suruh Estes kepada elf itu.
     "Baik raja....hamba izin pamit" pamit elf itu.
    

     "Hoi orang gila!!" Teriak elf itu kepada Alucard.
     "Siapa kau bilang gila?!! Hah!!" Balas teriak Alucard.
     "Kau di panggil Raja kami....cepatlah menghadap." Ucap elf itu.
     'Wih...di panggil kakak ipar nih...' batin Alucard.
     "Iya....aku akan ke sana....udah pergi Lo!!" Ucap Alucard sambil mengusir elf itu.
      Elf itu pun mengeluarkan lidah nya mengejek Alucard (😝) dan langsung beranjak pergi.
     "Elf sialan itu selalu memanggil ku gila, padahal kan aku ganteng"
     "Alucard bodoh....malah tidak bertanya keberadaan miya..." Ucap Alucard pada dirinya sendir.
   
     " Udah ah...ketemu calon kakak ipar dulu.." ucap Alucard sambil berjalan ke istana raja Elf.
 

     "Ada apakah paduka Raja Elf memanggil saya?" Ucap Alucard sambil menunduk hormat.
     "Kamu pasti teriak teriak manggil miya lagi kan?" Tanya Estes sambil menatap Alucard.
     "Hah....iya, hamba mencari keberadaan adik anda...di manakah dia?" Ucap Alucard.
     "Dia sedang di desa sebelah, sedang membantu temannya katanya" jawab Estes pada Alucard.
     "Hhh....padahal mau pamit sambil minta semangat....." Gumam Alucard lesu.
     "Kau mau kemana?" Tanya Estes.
     "Hamba mau mencari keberadaan Kerajaan Abyss." Jawab Alucard.

     "Itu berbahaya....kau mau pergi sendiri?" Tanya Estes lagi.
     "Tidak...hamba bersama Granger." Jawab Alucard.
     "Oh...pemuda yang bersamamu itu? Yang ahli menembak?" Tebak Estes.
     "Ya...anda benar" ucap Alucard.
    
     "Baiklah.... hamba izin pamit pulang raja." pamit Alucard pada Estes.
     "Baiklah....aku akan memberitahu Miya tentang ini." Ucap Estes.
    "Oh iya Alucard..... sebelum kau pergi mencari kerajaan Abyss, datang lah ke sini dahulu...'' pinta Estes pada Alucard.
     "Baiklah rajaku....hamba pamit" ucap Alucard sambil beranjak pergi.






Up :v

GranSilva~~StoriesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang