"Nak... Udah, maapin papah kamu yah?" Ucap ibu Silvanna sambil memeluk tubuh anak kesayangannya.
"Mah, kak Gran dah pulang?" Tanya Silvanna yang masih berada di pelukan ibunya.
"Udah kok, Granger udah pulang. Mau ketemu?" Tawar ibu Silvanna.
"He'eh" jawab Silvanna sambil mengangguk.
"Cuci muka dulu sana... Biar mamah anter ke Granger" pinta ibu Silvanna.
"Iya mah..." Turut Silvanna.
Namun saat Silva hendak masuk kamar mandi ibunya tiba² bertanya sesuatu...
"Silva... Kamu suka sama Granger?" Tanya ibu Silvanna.
"Hmm?... I-iya" jawab Silvanna menghentikan langkahnya.
Ibu Silvanna pun mendekati putrinya.
"Ya udah, semangat dong... Mamah dukung kok kamu sama Granger." Ucap ibu Silva sambil mengelus kepala Silvanna.
"Iya mah... Makasih" ucap Silvanna tersenyum.
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
"Kak Gran... Laper..." Rengek Nana yang sedang tiduran di lantai.
"Hmm? Ya udah mau makan apa?" Tawar Granger yang sedang melamum di sofa rumahnya. (Granger adem kalo sama Nana)
"Nggak tau..." Jawab Nana beranjak duduk di sebelah Granger.
"Kok nggak tau?" Heran Granger.
"Ya udah... Mau kepasar?" Tawar Granger sambil mengelus kepala leonin itu.
"Beneran? Yeee...." Senang Nana sambil melompat kegirangan.
"Ya udah... Sebentar ya... Kak Gran mau siap² dulu" ucap Granger.
"Ok" setuju Nana sambil mengacungkan jari jempolnya.
-_-_-_-_-_-
Saat dipasar...
"Jadi... Mau beli apa?" Tanya Granger pada Nana yang sedang memegang tangannya.
"Hmm... Apa yah? Nana sih pengennya makan ikan bakar gitu" ucap Nana.
"Hmm... Ikan bakar ya? Kalo gitu kita kesana aja gimana?" Ucap Granger sambil menunjuk sebuah kedai makanan laut.
"Ya udah... Yuk" setuju Nana sambil menarik tangan Granger.
Skip setelah makan...
"Ah... Enaknya... Udah lama nggak makan ikan... akhirnya..." Ucap Nana sambil mengelus perutnya yang sudah terisi. Granger yang melihat kelakuan Nana hanya tersenyum.
"Udah? Mau pulang atau mau beli apa lagi?" Tawar Granger.
"Pengen yang manis² nih kak" ucap Nana.
"Yang manis² yah? Hmm... Gula padat (permen)? Mau?" Tawar Granger.
"Wah... Mau... Udah lama Nana pengin makan permen manis..." Ucap Nana dengan mata berbinar².
"Permen? Apa itu?" Tanya Granger penasaran.
"Permen itu gula padat kak... Masak nggak tau sih?... Hahaha" ledek Nana.
"Kakak mana pernah beli kayak gitu Na... Jadi beli gak nih?" Ucap Granger memastikan.
"Jadi dong... Tapi emang di sini ada yang jualan permen?" Ucap Nana sambil melirik ke-kiri-kanan.
"Katanya ada toko baru di depan sana, mau di cek dulu?"ajak Granger.
"Ayo..." Ucap Nana dengan semangat. Mereka ber-dua pun pergi ke toko yang Granger maksud.
Di dalam toko....
"Permisi...." Ucap Granger memasuki toko yang diikuti Nana di sampingnya.
"Silahkan..." Jawab kasir toko tersebut yang ternyata adalah Natalia.
"Hah? Granger... Tumben banget nyariin aku... Kangen?" Ucap Natalia jahil.
"Gk... Gua cuma nyari permen" jawab Granger datar.
"Untuk siapa? Dimakan sendiri? Yaampun... Granger suka yang manis² rupanya" ucap Natalia.
'tch...dasar' batin Granger emosi.
"Hhh... Bukan, untuk Nana" jelas Granger singkat.
"Hah? Nana? Siapa?" Tanya Natalia bingung. Matanya pun langsung melirik kearah leonin kecil itu.
"Oh... Iya² baru inget" ucap Natalia.
"Kak Gran... Permenya mana?" Tanya Nana penasaran.
"Iya² tunggu bentar" ucap Granger.
"Nata... Tolong permenya" pinta Granger.
"Yang mana?" Tanya Natalia.
"Emang sebanyak apa permen yang kau jual?" Tanya Granger heran.
"Banyak tentunya... Ini di belakangku permen semua... Jadi pilihlah" ucap Natalia.
'sial, aku gak tau mana yang enak' batin Granger.
"Jadi, mau yang mana Nana?" Tanya Granger.
"Yang itu kak... Yang bundar warna-warni itu..." Tunjuk Nana. Natalia yang paham langsung mengambilkan permen yang Nana maksud.
"Ini silahkan" ucap Natalia sambil menyodorkan 2 permen lolipop ke arah Nana.
"Berapa?" Tanya Granger.
"Ambil saja... Anggap saja aku memberi hadiah untuk leonin kecil itu" ucap Natalia.
"Hhh... Baiklah... Terima kasih... Aku permisi" ucap Granger lalu berjalan keluar toko.
"Nih kak... Makan" ucap Nana sambil menyodorkan 1 permen lolipop ke arah Granger.
"Nggak usah... Kamu makan aja semua" tolak Granger.
"Enggak mau... Nana maunnya satu²" jawab Nana memaksa.
"Iya deh iya" ucap Granger mengambil permen dari Nana.
'Ini...gimana makannya?' batin Granger.
mereka pun pulang ke rumah Granger.
-__-
KAMU SEDANG MEMBACA
GranSilva~~Stories
Randomcerita gabut doang....... Genre : Slince Of Life, Romantic , Comedy( not sure)
