Perasaan?

265 15 5
                                        

Hampir 2 jam putri Silvanna dan Granger bermain di pasar malam,sekarang saat nya mereka harus pulang.

"Putri Silva, ayo kita pulang" ajak granger sambil mengulurkan tangannya.
"Sebentar kak...anu...aku mau ke kamar mandi dulu" ucap Silvanna sambil seperti menahan sesuatu.

"Hmm?....baiklah,mari saya antar" tawar granger.
"Nggak usah kak...aku sendiri aja...lagian aku bukan anak kecil lagi" tolak Silvanna sambil memggembungkan pipinya.
"Hh...baiklah putri...apapun kemauan anda...saya akan menunggu di sini" ucap Granger sambil tersenyum.

Silvanna pun berjalan menuju kamar mandi sendiri. Sekitar 5 menit kemudian, Silvanna selesai melakukan kegiatannya ( You know lah,ngapain di kamar mandi).

Namun, saat Silvanna menjumpai Granger, pemuda itu tidak ada di sana...

'Loh...mana kak Gran?' Tanya Silva dalam hati. Silvanna pun mencari keberadaan Granger sambil berkeliling pasar malam. Hingga ketika Silvanna hampir menyerah, tiba-tiba terdengar suara tembakan pistol di tambah meriam sesekali....

"Suara apa itu?" Silvanna pun langsung mencari asal suara tersebut.
"KAK GRAN!!!" Teriak Silvanna terkejut dengan ke adaan Granger sekarang. pipinya lebam, baju nya penuh debu, sudut bibir nya berdarah....

"Putri....kembalilah ke istana segera....di sini berbahaya" ucap Granger yang menyadari ke beradaan Silvanna...
"Enggak....kak Gran kenapa?!" Tanya Silvanna panik sambil berlari ke arah Granger...
"PUTRI....AWAS!!" teriak granger sambil melakukan dash ke arah silvanna... dan....

jleb.....

sebuah anak panah menancap tepat di bahu Granger...
Silvanna yang melihat itu langsung mengeluarkan air matanya...

"Putri...ayo pergi!!" Ajak Granger memgabaikan anak panah yang tertancap di bahunya....
Granger menggemgam tangan Silvanna sambil berlari menjauh dari tempat itu....



















Agak panjangan ( dikit ) :v

GranSilva~~StoriesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang