3 hari di desa leonin, Granger dan Alucard pun pulang ke istana.
Sore hari pukul 04:59 PM...
Di perjalanan....
"Oi Gran...." Panggil Alucard sambil menghentikan kudanya.
"Apa?" Jawab Granger mengehentikan kudanya juga.
"Di depan ada desa ,mau makan dulu gak?" Tawar Alu.
"Boleh tuh, yoklah" setuju Granger.
Saat di desa...
"Wih...bagus juga nih desa... Banyak yang jual aksesoris cewe.." ucap Alucard.
"Ya terus?" Ucap Granger tak peduli.
"Ya ampun....kau gak ada kepikiran beliin Silvanna hadiah? Oleh²?" Ucap Alucard.
"Mau gua beliin apa coba? Gua aja gak tau kesukaan dia apa..." Ucap Granger.
"Iya juga sih... Silvanna kek netral banget gitu ya... Gak terlalu suka sama ginian" ucap Alucard sambil melihat² toko aksesoris.
"Lu mau beli? Buat Miya?" tanya Granger penasaran karena Alucard seperti mencari suatu barang di sana.
"Oh...iya...Lo mau beli juga kah?" Jawab alu.
"Kan dah gua bilang... Gua gak tau kesukaan Silvanna" ucap Granger.
"Udah... Lu beli aja apa kek...kalung kek... Dia pasti seneng lu beliin dia hadiah" ucap Alucard meyakinkan Granger.
"Hmm... Bener juga sih...ya udah deh... Gua ikut lu dulu" ucap Granger sambil memasuki toko aksesoris.
'gua yang ngajak ke toko aksesoris, di masuk duluan...hadeh' batin Alucard.
Di dalam toko...
Alucard masih sibuk mencari hadiah untuk Miya, sedangkan Granger udah dapet lama.
Granger pun memutuskan untuk duduk di salah satu kursi toko dan membaca koran.
Tiba²....
"Kak Gran...." Teriak seorang anak kecil sambil berlari ke Granger.
"Hah? Nana ngapain disini?" Ucap Granger kaget.
"Nana lagi perjalan ke moniyan.." ucap Nana.
"Sendiri?" Tanya Granger.
"Enggak...tuh sama kak harrith" ucap Nana sambil menunjuk harrith yang sedang berdiri di depan kasir toko.
"Kenapa gak ikut kami aja sih?...
Kamu mau ngapain di sana?" Tanya Granger.
"Aku tadinya pengen ikut kak Gran... Tapi kak Harrith pengen sendiri, ya udah Nana temenin dia aja" ucap Nana.
"Ya udah...sini duduk" pinta Granger.
"Oke" jawab Nana yang kemudian duduk di sebelah Granger. Granger pun lanjut membaca koran yang dia pegang.
"Habis ini bareng aja... Bahaya kalo udah gelap juga" ucap Granger tak mengalihkan pandangannya dari koran.
"Oke siap" ucap Nana senang.
"Oi kak Gran... Kami numpang ya?" Ucap harrith yang tiba² nongol.
"Iya² tadi Nana juga dah ngomong kok" ucap Granger.
"Kak Gran makan yuk" Tanya Nana yang bosen.
"Astaga... aku lupa... Kami datang ke desa ini untuk makan tadi... Kok malah duduk di sini..."
"Ya udah bentar aku panggil Alucard dulu" ucap Granger beranjak berdiri.
"Oke" ucap serempak kedua leonin itu.
"Oi Alu... Milih aksesoris lama bet... Tuh bocah² pada laper, buruan!" ucap Granger.
"Iye² sabar" jawab Alucard.
"Sabar² ndasmu... Udah sejam kita di sini... Hah...ya udah...kami duluan aja lu nyusul aja nanti" ucap Granger beranjak pergi.
"Oi Nana,Harrith, ayo makan" ajak Granger.
"Ok.." ucap ke-2 leonin itu.
'Eh sek²... Bocah siapa?' batin Alucard bingung.
++++++++++++++++++++++++++++++++
Sementara itu di Moniyan Empire...
Pukul 09:10 AM...
"putri Silvanna... Ayo keluar kamar, Ratu menunggu anda di ruang makan" ucap pelayan kerajaan sambil sekali² mengetok pintu kamar Silvanna.
"Iya..." Ucap Silvanna kesal. Silvanna pun beranjak ke kamar mandi. Silvanna pun berendam air hangat untuk menenangkan dirinya.
'kenapa sih kalo pergi tuh lama banget' batin Silvanna...
Selesai mandi, Silvanna langsung berpakaian dan langsung pergi ke ruang makan.
"I-ibu masih di sini dari tadi??!!" Ucap Silvanna kaget karena dia merasa dia sudah lama berendam agar ibunya pergi dari ruang makan.
"Hah...kamu tuh ya... Kalo gak ada Granger tuh pasti ngambek aja seharian" ucap ibu Silvanna.
"Pasti nggak mau makan kalo ibu gak merhatiin" sambung ibu Silvanna.
"Iya² ini makan" ucap Silvanna yang sudah duduk di samping ibunya.
Namun bukannya makan, Silvanna malah mengacak² isi piringnya. Pipi Silvanna pun mengembung.
"Tuh kan... Hihihihi" ucap ibu Silvanna sambil terkikih gemas.
++++-+-+-(---++_-7$;#(#9(#;_;_+2++2($8$
KAMU SEDANG MEMBACA
GranSilva~~Stories
Randomcerita gabut doang....... Genre : Slince Of Life, Romantic , Comedy( not sure)
