23 : You Become Real

475 71 45
                                        

* * * * *


Acara kelulusan siswa kelas 12 berjalan dengan lancar tanpa kendala, Jimin dan Yoongi sudah pulang duluan, sementara Beomgyu mengajak Taehyun untuk pergi makan ice cream, sekalian merayakan kelulusan mereka.

"Aisshhh! Dasar kau ini, tidak banyak berubah ya!" ucap Beomgyu gemas melihat bagaimana ice cream rasa coklat itu belepotan disekitar mulut Taehyun

"Kemari!" perintah Beomgyu, Taehyun segera mendekatkan wajahnya pada Beomgyu, dan segera tangan Beomgyu yang sudah memegang tisu membersihkan area bibir Taehyun, sebenarnya Beomgyu ingin menggunakan mulutnya, tapi mengingat ini masih ditempat umum dan banyak orang disekitar mereka, Beomgyu harus bisa menahan dirinya.

"Gomawo.." ucap Taehyun sambil nyengir, membuat Beomgyu tersenyum dan hanya bisa menggelengkan kepalanya

"Taehyun... Bagaimana kalau nanti sore kita kencan?" ajak Beomgyu, Taehyun nampak berpikir sebelum akhirnya mengangguk mengiyakan ajakan Beomgyu

"Baiklah nanti sore tunggu aku didepan taman nde! Jangan dandan terlalu cantik nanti kau diculik saat sedang menungguku" ucap Beomgyu lagi yang mana berhasil membuatnya mendapat pukulan cinta dari Taehyun pada bahunya.

"Yaa!! Aku ini namja ya!" protes Taehyun

"Iya namja paling manis yang pernah ditemukan!" kekeh Beomgyu membuat pipi Taehyun mengembung dan memerah.

*

*

*

*

Klinting!

Sebuah pintu kedai terbuka dan keluarlah seorang namja jangkung berambut ungu yang kepalanya tengah menunduk, berjalan keluar dari kedai itu, tampak segelas kopi dingin tergengam ditangannya.

Begitu kepalanya terangkat, tatapan matanya langsung bertemu dengan sesuatu diseberang jalan sana, yang berhasil membuatnya terdiam seribu bahasa, fokus sangat fokus kedua mata bak serigala itu hanya bisa memandangi objek diseberang jalan itu, objek lainnya seperti tidak ada artinya lagi sekarang.

"Dia... Nyata .. " dua kata  keluar dari bibir yang mirip kelinci itu

Senyumnya sangat manis, seperti bunga terindah yang sedang mekar, senyum yang membawa harapan baru untuknya kini telah menjadi kenyataan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Senyumnya sangat manis, seperti bunga terindah yang sedang mekar, senyum yang membawa harapan baru untuknya kini telah menjadi kenyataan.

Melihat senyum itu, membuat penantiannya selama dua tahun ini, menjadi tidak sia-sia.

Namja itu tersadar begitu seseorang dengan rambut merah itu berjalan pergi menjauh bersama seorang namja berambut hitam yang tidak dikenalnya, segera saja sebelum orang itu menghilang lagi dari pandangannya  namja berambut ungu itu, melangkah kan kaki panjangnya dengan buru-buru menuju seberang jalan.

Tiiinnn!!!

"Oh!"

"Aishhh nak! Apa kau ingin mati!!" omel seorang pengedara motor yang hampir saja menabrak namja jangkung itu

Blue Hour (√)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang