9: Maple Leaf

578 90 337
                                        


*  *   *   *   *

Tik...tik...tik...tik...

05:53 pm


Adalah waktu yang saat ini ditunjukan oleh sebuah jam yang setia menempel didinding kamar tidur bercat warna cream, dikala hari memasuki sore dan matahari yang akan segera terbenam.

Tampak seorang remaja laki-laki berhidung mancung memakai kacamata berlensa tebal yang menjadi penghalang untuk kedua mata cantiknya dilihat oleh seluruh dunia.

Tubuhnya sangat amat kurus, sepertinya remaja ini tidak pernah makan dengan baik, bahkan sweter abu-abu dengan ukuran small masih bisa membuat tubuhnya tenggelam kedalamnya, keadaannya benar-benar memprihatinkan kulitnya berwarna sedikit kecoklatan tak terawat, ditambah dengan luka goresan dipipinya yang terlihat masih sangat baru, mungkin siapa saja yang melihat keadaanya akan menangis saat itu juga tapi itupun jika mereka masih punya hati.

"Hoaammm...ngantuk" gumaman kecil terdengar dari kedua belah bibir pucat remaja laki-laki yang kita kenal dengan nama Kang Taehyun

"Aku lelah, Tuhan aku benar-benar lelah" ucap Taehyun mata yang berada dibalik lensa itu menerawang keluar jendela dihadapannya,

memandang jauh langit biru yang mulai berwarna Jingga diatas sana, mungkin yang dimaksud lelah oleh Taehyun bukan dari kondisi fisiknya melainkan psikisnya.

Taehyun saat ini sedang duduk dimeja belajarnya dengan beberapa buku dan alat tulis dihadapannya, meja belajar Taehyun sendiri menghadap tepat didepan jendela, Taehyun memang sengaja mengatur posisi meja belajarnya agar menghadap jendela karena dia sangat senang ketika bisa melihat langit, saat melihat langit entah kenapa bisa membuat perasaannya menjadi sedikit lebih baik.

Kelopak matanya mulai terasa berat, dia benar-benar mengantuk sekarang, perlahan-lahan kepalanya dia jatuhkan keatas meja dengan tangan terlipat sebagai bantalannya,

"Tuhan, aku ingin tidur... Jika boleh aku meminta.. Tolong jangan pernah bangunkan aku lagi Ya Tuhan" gumamnya sebelum akhirnya kedua kelopak mata itu tertutup rapat, membawa Taehyun pergi jauh dalam buaian sang mimpi.

*

*

*

*

Hijau, Biru dan Jingga.


Hanya tiga warna itu yang mendominasi tempat dimana kedua kaki jenjang Taehyun berpijak saat ini,

Sebuah padang rumput yang membentang sangat luas didepan matanya menjadi lantai untuk kedua kakinya,

Langit Biru bercampur Jingga keemasan diatas sana menjadi atap untuk bernaung bagi siapa saja yang ada dibawahnya, sangat cantik benar-benar perpaduan gradasi warna yang sempurna.

Taehyun yang mengenakan stelan serba putih dari atas sampai bawah, terlihat seperti menyatu dengan keindahan dari tempat dia berada sekarang, tempat aneh namun tak asing bagi Taehyun,

"Pohon maple" dua kata itu keluar dari bibir pucatnya dikala pandangan matanya berhasil menemukan sebatang pohon maple dengan daun berwarna jingga kemerahan, berdiri tegak ditengah-tengah padang rumput.

Blue Hour (√)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang