OPEN PO DI SHOPEE ANDROBOOKS 15-22 SEPTEMBER
Kisah klise tentang dua insan yang menikah karena perjodohan.
Sejak awal, Jaehyun sudah menyukai Tanisha dan menyetujui apa yang telah ditetapkan untuknya.
Namun, Jaehyun sadar bahwa Tanisha tidak menga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Sekarang lagi mode manis 😍)
"Mending kita udahin semuanya aja, Davin. Kamu udah babak belur kayak gini, bukan nggak mungkin Jaehyun bakal bawa kamu ke meja hijau. Pasti Tanisha yang ngasih tahu semuanya, karena itu Jaehyun lebih mihak istrinya."
"Enggak mungkin, Ma. Jaehyun tahu karena aku yang nggak matiin teleponnya waktu itu. Tanisha nggak mungkin berani cerita ke siapa-siapa. Makanya kita harus nekan Tanisha dengan ngasih foto itu ke keluarganya Jaehyun. Sekarang Tante Bianca udah nggak percaya lagi sama Mama, tapi kalau kita kasih fotonya Tanisha, keluarga Jaehyun nggak akan mau nerima Tanisha. Mereka bisa pisah secepatnya, Ma. Tanisha bisa balik sama aku."
"Oke, terserah kamu mau nyebarin foto itu atau gimana, tapi ingat kalau sekarang Tanisha lagi hamil! Sabar sebentar sampai Tanisha lahiran bisa, 'kan?"
"Oh, sekarang Mama peduli kalau Tanisha hamil? Bukannya Mama sendiri yang bilang kalau harusnya Tanisha kehilangan anak itu? Bahkan Mama juga sempat punya rencana buat bikin kehamilan Tanisha gugur."
"Iya, Mama emang pernah mikir kayak gitu, tapi sekarang nggak lagi. Jadi, kamu harus mau sabar. Selama kita nggak ngapa-ngapain, Jaehyun ataupun orang yang terlibat sama Tanisha nggak akan bertindak."
Jaehyun dan Johnny mendengar percakapan Davin dan Diandra yang direkam melalui alat penyadap di rumah mereka. Sekarang Johnny ada di apartemen Jaehyun, sengaja datang untuk menunjukkan hasil rekaman menarik ini pada Jaehyun. Tanisha sendiri pergi dengan Keandra dan Levin sesuai perintah Johnny agar dia dan Jaehyun bisa leluasa mendengar rekaman di laptopnya. Setelah mendengar beberapa potong percakapan yang sengaja Johnny simpan di laptopnya, Jaehyun tertawa sinis dan amarahnya mulai naik, ingin menyusul ke mana pun Davin pergi untuk menghajarnya sampai kembali tidak berdaya.
"Tadi pagi Davin pergi, katanya ke rumah sakit dan nggak tahu lagi ke mana. Kalau Diandra di rumah sama temannya," kata Johnny setelah mendengar percakapan langsung melalui alat penyadap yang tersambung ke laptop dan ponselnya sebelum datang ke tempat Jaehyun. "Aku yakin Davin nggak akan berani laporin kamu karena udah bikin dia babak belur, soalnya dia udah nebak kalau kamu bakal laporin balik dengan alasan Tanisha."
"Terus kenapa kamu nyuruh aku buat ketemu sama Davin? Dengar namanya sekarang aja bikin aku kesal banget, John. Nih, bukti kalau aku udah kesetanan gara-gara dia," ujar Jaehyun sambil menunjuk kedua pipinya yang memar.
Bukannya simpati, Johnny malah tertawa melihat wajah Jaehyun yang biasanya mulusㅡbahkan jauh lebih mulus dari diaㅡsekarang harus meninggalkan luka yang membuat orang bertanya-tanya apa sebabnya. Kalau Johnny memang terpaksa bertengkar, dia memilih bagian tubuh lainnya yang terluka dan melindungi wajahnya agar tetap mulus. Jangankan babak belur, satu jerawat yang timbul saja sudah membuat Johnny ribet seperti istrinya, Keandra.