Matahari mulai terbit, cahaya mentari yang memasuki celah-celah gorden membuat lelaki tampan merasa terusik dalam tidur nyenyak nya, perlahan membuka mata ia mendudukan diri dan menggeliat.
Setelah seminggu ia sadar dari komanya kini kesehatan Dokyeom sudah mulai membaik, ia berdiri dan melangkahkan kaki menuju kamar mandinya.Tidak lama Dokyeom keluar dengan tubuh bugar serta muka yang segar, ia pergi menuju lemari pakaian.
Dokyeom bingung mau memakai pakaian yang mana, karna semua pakaian didalam lemari sangatlah banyak dan tentu saja sangat bagus, lama berpikir akhirnya ia memilih baju casual.
Dokyeom puas melihat penampilannya dicermin, mengambil ranselnya ia pergi dari kamar tersebut, saat menuruni tangga ia melihat Jongin yang sedang menyiapkan makanan Dokyeom pun segera menghampiri ibunya.
"Hai mom~." Sapa Dokyeom dengan tersenyum manis.
"Hei nak, sini duduklah." Suruhnya lembut.
Dokyeom mengangguk sambil mendudukan diri, ia melihat sekitar tapi tak menemukan keberadaan ayahnya. "Mom dimana daddy?" tanya Dokyeom.
"Dad masih dikamar sebentar lagi juga akan turun." -Jongin.
Dan benar saja turunlah Sehun dengan stelan jas biru muda membalut tubuhnya; lebih tepatnya stelan kantor.
"Hei sayang." Sapa Sehun menghampiri anaknya sambil mengusap kepalanya. "Bagaimana keadaanmu? sudah lebih baik?" tanya Sehun lembut.
"Sudah dad." Jawab Dokyeom.
Sehun tersenyum lembut lalu mendudukan diri diujung meja, ya posisi mereka; Dokyeom yang duduk disamping kiri meja, Jongin duduk disamping kanan meja dan Sehun duduk di ujung meja atau lebih tepatnya dikepala meja.
"Nanti pergi kekampus dengan siapa?" -Sehun.
"Tidak tau, tapi kata Vernon dan Seungkwan mereka akan menjemput Dk." Jawab Dokyeom.
Sehun mengangguk."Dk sudah menelpon mereka?" -Sehun.
"Belum dad hehe." Cengir Dokyeom. "Kan Dk tidak punya ponsel bagaimana cara Dk menelpon mereka?" Lirih Dokyeom.
"Eh iya dad lupa, ya sudah nanti pulang dari kampus mampir ke kantor daddy ya?" -Sehun.
"Tapi Dk kan tidak tau kantor daddy dimana?" -Dokyeom.
"Nanti suruh saja teman Dk nemenin ke kantor daddy atau nanti dad suruh sopir yang jemput." -Sehun.
"Okey." Jawab Dokyeom dengan tersenyum lebar.
"Ya sudah makan cepat nanti Dk telat kekampus." -Jongin.
"Baik mom." -Dokyeom.
Mereka bertiga memakan sarapan dengan tenang, cukup lama terdiam kini mereka sudah selesai sarapan.
Ting Tong...
Bel rumah mereka berbunyi dan tak lama kedua sahabat Dokyeom menghampiri mereka ditemani seorang pelayan dibelakang mereka yang membuka pintu barusan, setelah sampai di ruang makan pelayan tadi membungkuk singkat lalu pergi meninggalkan kedua sahabat Dokyeom.
"Hai Dk." Sapa Seungkwan.
"Ayo berangakat." Ajak Vernon.
Dokyeom mengangguk, ia berdiri dari tempat duduknya sambil mengambil ranselnya dan menyandangnya hanya sebelah. Menghampir kedua orang tuanya dan memeluk singkat.
"Bye mom, dad. Dk pergi dulu." Pamit Dokyeom.
"Bye sayang, hati-hati dijalan jangan ngebut bawa mobilnya." -Jongin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't Go!!! [SeokSoo]✔
FanfictionPerjuangan seorang pemuda melawan semua rintangan hidupnya dan selalu terkhianati disetiap dia mulai percaya sepenuhnya,apakah semua yang dia perjuangkan selama ini akan berbuah manis atau malah sebaliknya. Main cast : ✴Lee Seokmin/Oh Dokyeom ✴Hong...
![Don't Go!!! [SeokSoo]✔](https://img.wattpad.com/cover/261938613-64-k252625.jpg)