.
.
Saat ini krist dan singto sedang berada di sebuah tempat belanja , mereka memutuskan untuk membeli beberapa pakaian dan kebutuhan lainnya , sebenarnya krist ingin menolak , tapi ini semua permintaan singto yang tak bisa di bantah .
.
.
" Phi bolehkah aku bekerja ? setidaknya aku melakukan kegiatan yang tidak membuatku bosan " Krist membuka suara di dalam mobil , karena dirinya sungguh sangat bosan hanya berdiam diri dirumah tanpa ada kegiatan , ditambah singto yang memang sibuk bekerja , walaupun di weekend seperti sekarang , singto akan memberikan seluruh waktu liburnya untuk krist .
" Tidak " Jawab singto singkat .
" Phi... " Krist mengucapkannya dengan nada yang seolah memohon .
" Aku hanya tidak ingin kau lelah sayang " Ucap singto sambil mengusap surai rambut krist dengan lembut .
" Tapi aku ingin ada kegiatan phi , kalau aku membuka toko bunga , apakah boleh ? " tanyanya lagi
" Toko bunga ? " Singto menyerengitkan dahinya , bingung .
" Hmm... bolehkah phi ? itu tidak akan membuat aku lelah , dan tidak menyita waktuku " Jawabnya
" Baiklah , aku yang akan mencarikan tempatnya , asal kau bisa berjanji , untuk tidak lelah dan jatuh sakit , itu merepotkan sayang " Ucap singto sambil tertawa renyah
Krist senang mendengarnya, semenjak dirinya tidur satu kamar dengan suaminya , perubahan mulai terasa , mereka mulai bisa menerima sikap satu sama lain , saling terbuka , dan saling mengerti keinginan masing masing pasangannya .
.
.
Sesampainya dirumah mereka membersihkan diri dan langsung pergi tidur , karena sungguh sangat melelahkan untuk mereka berdua .
.
.
Keesokan harinya , seperti biasa krist diam dirumah sambil menonton film di kamar , dan singto sudah pergi bekerja .
Tiba tiba ponsel krist berdering dan menampilkan nama singto di layar .
" Khap phi " Seranya mengankat telepon dari singto
" Kit , aku sudah mendapatkan tempat yang pas untuk toko mu , hanya saja perlu beberapa renovasi , dan mungkin 2 bulan lagi baru bisa di gunakan " Jelas singto cepat karena sebentar lagi akan ada meeting .
" Ah terimakasih phi , untuk dekor nya boleh aku yang menentukan ?" Tanya krist hati hati dan penuh pengharapan .
" Tentu sayang , nanti kita bicarakan dirumah ya, sudah dulu ya , phi akan meeting sebentar lagi " Belum sempat krist membalas perkataan singto , telpon itu terputus begitu saja , tapi bagi krist itu tidak masalah , dia paham seperti apa sibuknya singto .
.
.
.
Krist menunggu singto pulang , tapi ternyata sampai tengah larut malam , suaminya belum juga pulang , lelah menunggu akhirnya krist tertidur di ruang tamu , dan sampai besok paginya pun ternyata singto belum juga pulang .
.
.
Krist mencoba beberapa kali menelfon singto , tapi hanyalah suara operator yang di dapatinya , sungguh dirinya sangat khawatir .
Sampai akhirnya krist memutuskan menghubungi shaka ,,..
"hallo krist ,ada apa ? " suara shaka yang terdengar langsung di telinga krist .
" phi , apakah phi singto lembur di kantor ? semalaman dia tidak pulang " tanya krist langsung to the poin
" Singto ? " Jawab shaka bingung , seingatnya setelah pertemuan kemarin , singto langsung pamit untuk pulang , kemana dia ?
" Khap phi , phi shaka tau sekarang phi sing ada dimana ? " Krist terus mencoba bertanya sampai dapat jawaban .
" Aw krist , seingat phi kemarin , setelah meeting singto langsung pamit untuk pulang " Jawab shaka jujur , karena dia tidak tau dimana singto sekarang
KAMU SEDANG MEMBACA
Do You Love Me ? Please !!!
Short Story" Aku menerima semua ini demi kedua orang tuaku dan masa depan adiku , sampai akhirnya aku benar-benar jatuh hati padanya , tapi dia bahkan tidak melihatku sama sekali. Rasa bencinya sangat besar terhadapku, karna aku menerima perjodohan yang diangg...
