.
.
Krist yang selesai makan siang , kembali keruangan singto . " Phi , kau tidak makan?"
" sudah " jawab singto singkat padat dan jelas
" Oh , baguslah phi , aku kira kau melewatkan makan siangmu lagi" ucap krist sambil tersenyum .
.
.
Akhirnya jam kerja krist sudah berakhir ,
" Heeemmmm akhirnya aku bisa kekampus" gumam krist dan itu terdengar oleh singto .
" Kau kuliah " singto bertanya datar
" Khap phi , dan ini semester terakhirku , aku hanya tinggal konsul tugas akhirku " jelas krist panjang kali lebar dan hanya di jawab " Oh " oleh singto
" Pergilah , kau sudah boleh pulang "
" Khap phi , hmm phi jangan terlalu keras bekerja , Istirahatlah phi " Sambil berjalan tersenyum ke arah singto dan kemudian pergi .
Singto hanya menanggapinya datar .
.
.
Pada saat singto keluar dari ruangannya , dan sekarang sudah ada di lobi untuk menuju tempat parkir mobilnya , tanpa sengaja dia melihat krist masuk kedalam mobil saka .
ya , saka dan krist memang ada janji setelah pulang kerja , setelah itu saka akan mengantarkan krist ke kampusnya.
.
.
Tanpa peduli , singto pun melajukan mobilnya .
.
.
Setelah dari kampus , krist langsung pulang ke apartemennya , ya apartemen sederhana dan cukup untuknya .
krist membersihkan dirinya dan setelahnya langsung merebahkan diri di kasurnya .
" Ahhh nyaman sekali " gumamnya
.
.
Berbeda dengan singto , saat sampai dirumah pribadinya , dia justru masih berkutat di meja kerja pribadinya .
tak lama kemudian bunyi bel pintu rumahnya membuatnya melangkahkan kakinya kearah pintu .
ternyata yang datang adalah saka sepupunya .
ya singto tidaklah sejahat itu dan sudah melupakan kekesalannya dulu , cuman dia tetap enggan untuk kembali akrab dengan sepupunya .
" Masuk " ucapnya datar , dan saka langsung masuk dan duduk di ruang tamu .
" Kau tidak bosan tinggal di rumah sebesar ini sendirian sing " ucap saka membuyarkan keheningan keduanya
" Ada perlu apa?" Tanpa menanggapi pertanyaan saka .
" Hmm , paman menyuruhku mengatakan ini padamu , paman akan pergi ke paris untuk menangani sedikit kekacauan disana , beliau meminta mu untuk mengurusi bisnis hotel hotel nya untuk sementara , dan aku akan mengurusi bisnis yang lain . apa kau tidak keberatan jika sementara waktu kau harus mengurus hotel sendirian ?" jelas saka panjang lebar .
" Oke " jawab singto terlewat singkat , singto tidak habis pikir , kenapa ayahnya tidak memberitahuan hal itu kepadanya langsung , dia sadar ini adalah salah satu cara ayahnya agar singto bisa kembali akrab dengan saka.
" Adalagi ? " sambung singto malas
" Cuma itu sing , dan jangan terlalu keras terhadap sekertarismu " ucap saka sambil tersenyum , dan pamit pulang.
Dan perkataan saka membuatnya bingung , keras terhadap sekertarisnya , kapan dia bersikap seperti itu .
.
.
Apakah krist bercerita yang tidak tidak kepada saka , pikirnya .
.
.
.
...
Kali ini singto sudah ada di ruangan nya sejak pagi buta , ya singto sangat sibuk ditambah tugas dari ayahnya .
Krist mengetuk pintu ruangannya dan masuk
" Aw , pagi phi , maafkan aku sedikit terlambat " ucapnya sambil menundukan wajahnya .
KAMU SEDANG MEMBACA
Do You Love Me ? Please !!!
Short Story" Aku menerima semua ini demi kedua orang tuaku dan masa depan adiku , sampai akhirnya aku benar-benar jatuh hati padanya , tapi dia bahkan tidak melihatku sama sekali. Rasa bencinya sangat besar terhadapku, karna aku menerima perjodohan yang diangg...
